Kehidupan Sosial Anak Sebagai Penyemir Sepatu Di Kecamatan Pontianak Selatan
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v5i2.22046Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan sosial anak sebagai penyemir sepatu di Kecamatan Pontianak Selatan dengan mencari penyebab anak bekerja, tujuan anak bekerja dan pola interaksi anak dengan konsumen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: 1. observasi langsung, 2. wawancara langsung dan 3. studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi penyebab terdapat empat faktor yang menyebabkan turunnya anak ke jalanan sehingga mengabaikan pendidikan mereka, yaitu faktor ekonomi, pola asuh, teman sebaya dan motivasi dari diri sendiri. Dari sisi tujuan, turunnya anak ke jalanan ialah untuk membantu perekonomian keluarga, lebih jauh lagi anak bekerja sebagai penyemir juga untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya yaitu fisiologis, rasa aman, rasa cinta dan penghargaan serta aktualisasi diri. Selain itu dalam interaksinya, timbul rasa simpati dari diri konsumen diiringi dengan kebutuhan akan penampilan yang menyebabkan terjadinya hubungan interaksi antara anak sebagai penyemir sepatu dengan konsumen.
Kata Kunci: Kehidupan Sosial, Penyemir Sepatu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).