Upaya Orang Tua Mengatasi Anak Putus Sekolah Di Desa Suka Jaya
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v5i2.22049Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua mengatasi anak putus sekolah di Desa Suka Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Informan di dalam penelitian ini adalah 5 orang tua dan 5 orang anak putus sekolah. Di lakukan wawancara, observasi dan dokumentasi yang di laksanakan selama 1 bulan. Adapun upaya yang sudah dilakukan orang tua yakni dengan memotivasi atau mendorongan anak agar supaya tetap bersekolah dengan cara: a). Memberikan nasehat serta memberitahu ilmu itu penting; b). Memberi hadiah apa bila nilainya baik; dan c). Kontrol orang tua terhadap anak sangat kurang karena orang tua sibuk dengan pekerjaannya. Pembinaan yang dilakukan orang tua yakni: 1). Mengajarkan nilai agama dan sopan santun; 2). Setiap hari minggu selalu mengajak anak ibadah ke gereja; 3). Orang tua juga membiasakan anak untuk ikut serta dalam kegiatan sosial seperti gotong royong, pada lamaran pernikahan; 4). Pekerjaan anak yang putus sekolah yaitu dengan membantu orang tua noreh, bekerja sebagai supir dan bekerja di bengkel.
Kata Kunci: Upaya Orang Tua, Putus Sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).