Interaksi Sosial Asosiatif Antara Anak Putus Sekolah Dan Masih Bersekolah Di Desa
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v8i1.22055Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk interaksi sosial asosiatif antara anak putus sekolah dan masih bersekolah di Desa Pelimpaan Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas dalam bentuk kerukunan, bargaining dan nilai-nilai sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Alat pengumpul data yaitu panduan observasi, panduan wawancara dan alat dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kerukunan gotong-royong pesta pernikahan berjalan baik, adanya pembuatan tarup, besurong, kuli aek dan ngarak penganten dan bentuk aktivitas tolong-menolong dalam produksi hasil perkebunan dan pertanian seperti panen buah kelapa dan panen sayur sawi. Bentuk bargaining sudah cukup baik dibuktikan dengan bargaining distributif antara lain dalam pengolahan produksi kebun kelapa, selanjutnya bargaining integratif antara lain produksi hasil pertanian dan keluar pada malam minggu dan malam kamis. Bentuk nilai-nilai sosial sudah berjalan dengan baik ditandai adanya pembuatan tenda, pembuatan bangku santai, pembuatan pondok dan membantu pekerjaan kecil tetangga.
Kata Kunci: Interaksi Sosial Asosiatif, Anak Putus Sekolah, Anak Masih Bersekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).