Potensi Pembinaan Karakter Berbasis Budaya Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v1i1.377Abstract
Sampai dengan awal tahun 2011 ini, berbagai saluran media massa masih sering memberitakan fenomena-fenomena kemerosotan moral, pergesera nilai, kekerasan, intimidasi, dan pelanggaran aturan-aturan. Fenomena negatif yang berkepanjangan tersebut menjadi salah satu penyebab tergerusnya nilai-nilai masyarakat. Para guru yang mempunyai tanggung jawab untuk mengantarkan anak didiknya menjadi manusia yang pintar dan baik, terjebak hanya pada usaha mencetak generasi pintar mengejar perolehan skor tinggi dalam ujian. Pengajar matematika pun seakan tidak mempunyai tanggung jawabnya untuk membina dan mengembangkan potensi-potensi afektual siswa untuk membentuk karakter peserta didik yang terpuji. Matematika masih dianggap sebagai materi pelajaran yang bebas nilai. Hasil Penelusuran pada berbagai sumber menunjukkan adanya kaitan erat antara matematika yang diajarkan di sekolah dengan berbagai aktivitas dan hasil budaya masyarakat maupun fenomena alam. Penerapan atau pengintegrasian budaya atau fenomena alam dalam pembelajaran matematika dipandang dapat dijadikan wahana untuk membelajarkan nilai moral dan karakter yang baik kepada peserta didik. Sudah saatnya bagi para pendidik matematika untuk merevitalisasi pembelajarannya mengambil bagian dalam membangun karakter yang baik (good character) kepada peserta didik sebagai penerus keberlangsungan bangsa.Downloads
Published
2012-06-23
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).