Optimalisasi Pembelajaran IPS Melalui Kooperatif Tipe Jigsaw Pada SD Negeri 24 Pontianak Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v1i2.384Abstract
Faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran adalah kemampuan guru dalam menguasai dan menerapkan metode pembelajaran. Guru dituntut untuk menguasai berbagai macam metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan siswa. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan LKS. Pemikiran dasar penggunaan tipe pembelajaran ini adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi dengan yang lain. IPS merupakan salah satu pelajaran yang diajarkan di Tingkat Sekolah Dasar Negeri 24 Pontianak Tenggara. IPS adalah mata pelajaran yang mempelajari kehidupan sosial menyangkut pengetahuan mengenai peristiwa dan persoalan yang berkaitan dengan upaya manusia untuk mengatasi masalah sosial. Berdasarkan hasil tindakan kelas yang dilaksanakan dan dari data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa:
- Model pembelajaran tipe Jigsaw yang telah diterapkan dapat berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar siswa, dimana secara berangsur-angsur terjadi peningkatan terhadap aktivitas siswa. Dengan pembelajaran tipe Jigsaw ini siswa menjadi lebih termotivasi unuk kreatif, berani, bertanggungjawab, saling menghargai satu sama lain serta bersemangat dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase aktivitas belajar siswa, dimana pada siklus I sebesar 23,50% dan pada siklus II sebesar 39,10%, atau terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,60%,
- Penerapan model pembelajaran tipe Jigsaw ini juga berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, karena dengan pembelajaran ini siswa dapat saling bertukar pikiran dalam kegiatan belajar kelompok sehingga berpengaruh pada hasil belajar. Dengan timbulnya semangat siswa yang mau berperan aktif dalam pembelajaran, membuat siswa lebih bersemangat juga dalam mempelajari materi pelajaran IPS. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa, yaitu pada siklus I sebesar 43,75% dan pada siklus II mencapai 68,75%, atau terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 25,00%. Peningkatan aktivitas belajar siswa ini ternyata berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).