Strategy of the Republic of Indonesia Police in involving Multicultural Based Multiple Conflicts
DOI:
https://doi.org/10.26418/j-psh.v14i2.76048Keywords:
Strategi Kepolisian Republik Indonesia, Konflik Majemuk, Berbasis MultikulturalAbstract
Penelitian ini bertujuan memformulasikan strategi Polri dalam menangani konflik majemuk berbasis multikultural. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk menyelidiki taktik yang digunakan oleh Polri dalam menegakkan kerukunan dan ketentraman dalam masyarakat yang beragam. Landasan penelitian ini mencakup peringatan para pengamat intelijen terhadap kemungkinan konflik menjelang pemilu 2024, khususnya terkait politik identitas dan masalah agama. Wawancara mendalam dengan anggota Polri yang terlibat dalam penyelesaian konflik digunakan, bersama dengan dokumen kebijakan dan analisis literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terformulasikan penerapan multikulturalisme sebagai strategi penting untuk menyelesaikan perselisihan di lingkungan Polri, dan mengatasi kemungkinan terjadinya berbagai perselisihan pada masyarakat Indonesia. Meskipun pelatihan yang ditargetkan mengenai kepekaan budaya menjadi landasan bagi peningkatan kompetensi dan pemahaman, keterlibatan masyarakat menandakan pergeseran menuju kemitraan yang inklusif dan jangka panjang. Polri diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan pelatihan masyarakat agar dapat menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam membina perdamaian dan keharmonisan dalam masyarakat Indonesia yang beragam, selain menjadi alat penyelesaian konflik yang efisien.References
Abidin, A. A. (2023). Pendidikan Islam Multikultural Pada Masyarakat Plural (Vol. 3). Academia Publication.
Aminuyati, A., Marpaung, E., Saputra, J., Nikita, N., & Yuda, Y. (2022). Kajian Budaya Etnis Dalam Mengembangkan Kepribadian Sosial Masyarakat Di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang Perbatasan Indonesia-Malaysia. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(1), 172–179.
ANASTASIA, I. R. (2022). Paguyuban Warga Kampung Gendeng (Pwkg) Dalam Menjaga Toleransi Beragama Di Kampung Gendeng, Kelurahan Baciro, Kemantren Gondomanan, Yogyakarta.
Dewi, P. Y. A. (2020). Paradigma Inisiasi Kultural Ke Multikulturalisme. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 4(1), 33–46.
Farhaeni, M., & Martini, S. (2023). Pentingnya Pendidikan Nilai-Nilai Budaya Dalam Mempertahankan Warisan Budaya Lokal Di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(2).
Fausi, A. F. (2019). Internalisasi nilai-nilai Multikultural peserta didik melalui Religious Culture di sekolah dasar Islamic Global School Kota Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Hikam, M. A. S. (2015). Pendidikan Multikultural dalam Rangka Memperkuat Kewaspadaan Nasional Menghadapi Ancaman Radikalisme di Indonesia. Global: Jurnal Politik Internasional, 17(1), 1–17.
Islamy, A. (2022). Pendidikan Islam Multikultural Dalam Indikator Moderasi Beragama Di Indonesia. Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia (Jurnal APIC), 5(1), 48–61.
Mahmudah, M., & Noor, T. (2023). Internalisasi Nilai Multikultural pada Pola Asuh Anak Urang Banjar (Studi Etnografi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Batola). Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 443–457.
Noor, T. R. (2020). Alternatif Pemecahan Masalah Pada Masyarakat Multikultural. Al Iman: Jurnal Keislaman Dan Kemasyarakatan, 4(2), 204–232.
Noviana, M., Maftuh, B., & Wilodati, W. (2022). Friendly Feeling Sebagai Modal Sosial Siswa Dalam Warga Sekolah Multikultural Pada Mata Pelajaran SosiologI. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 380–391.
Nurmaning, B. A. (2022). Pelestarian Nilai Kearifan Lokal Melalui Kesenian Reog Kendang Di Tulungagung. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 635–642.
Rara, A. (2021). Pendidikan Multikultural Bagi Mahasiswa Pai Angkatan 2017 Di Ftik Iain Purwokerto. IAIN Purwokerto.
Rinjani, E. P., & Suharno, S. (2019). internalisasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKN. AGORA, 8(5), 427–435.
Saraswati, L. G., & Manalu, A. G. B. (2023). Rekognisi Keragaman Budaya dan Multikulturalisme Bhineka Tunggal Ika. Krtha Bhayangkara, 17(2), 273–296.
Suatini, N. K. A. (2019). Langkah-langkah mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada siswa. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 2(1), 41–50.
Ulmi, T. F. (2022). Konstruksi Harmonisasi Melalui Model Pembelajaran Ibk Berbasis Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 534–542.
Utama, A. P. (2023). conflict handling strategies in the technocultural era.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Inayatul Mutmainnah, Jepri Utomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).