Aplikasi Pengaduan Pemain Layang-Layang dengan menggunakan Google Maps
DOI:
https://doi.org/10.26418/jari.v1i1.53131Keywords:
Pengaduan, Layang-layang, Geotag, Google MapsAbstract
Tim Satuan Pengamanan Gangguan Layang merupakan tim yang dibentuk oleh PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Penyaluran dan Pengatur Beban Sistem Kalimantan Barat untuk menjaga kehandalan sistem kelistrikan dari gangguan permainan layang-layang menggunakan tali kawat dan gelasan mengenai jaringan SUTT yang mengakibatkan kerusakan hingga terjadi pemadaman. Tim satuan pengamanan gangguan layang betugas menangkap atau merazia layangan pemain yang bermain menggunakan tali kawat dan gelasan. Permasalahan terkait pelaksanaan operasi ini adalah pemilihan wilayah operasi yang terbagi menjadi enam kecamatan dan sulitnya proses penangkapan pemain yang tidak diketahui untuk menuju lokasi keberadaannya sehingga proses pelaksanaan operasi menjadi tidak efektif dan optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti mengembangkan sebuah aplikasi pengaduan agar tim operasi memperoleh informasi lokasi pemain layang melaui peran masyarat melalui smartphone dengan menggunakan metode waterfall. Aplikasi ini dibangun dengan memanfaatkan teknologi geotag untuk memasukan data koordinat lokasi kedalam foto sebagai bahan pengaduan melalui android smartphone kemudian dikirim kepada tim admin dengan aplikasi berbasis WEB untuk dilakukan verifikasi agar diteruskan kepada tim operasi untuk dilakukan penindakan dengan men-tracking lokasi keberadaan pemain melalui google maps pada aplikasi tim operasi. Aplikasi ini bertujuan untuk memperoleh informasi pengaduan lokasi pemain layang-layang dari masyarakat, dan data yang diterima kemudian dikelompokkan oleh sistem berdasarkan wilayah kecamatan sebagai pemilihan lokasi operasi dan saat melakukan penindakan tim operasi mengetahui titik keberadaan pemain. Hasil penelitian dilakukan untuk menguji kemampuan dan kesesuaian dengan pengujian menggunakan blackbox dengan dua tipe yaitu equivalence partitioning, comparison testing berdasarkan input dan output yang diperoleh telah sesuai dan pengujian penilaian responden menggunakan user acceptance test menerima aplikasi dengan sangat baik.
References
Kbbi, “layang-layang,†www.kbbi.kemdikbud.go.id. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/layang-layang (accessed Aug. 01, 2020).
A. Mardani, “Sistem Informasi Geografis Pelaporan Masyarakat (SIGMA) Berbasis Foto Geotag,†Justin, 2014.
Rismayani, “Pemanfaatan Teknologi Google Maps Untuk Aplikasi Laporan Kriminal Berbasis Android Pada Polrestabes Makassar,†JPPI, vol. 6, no. 2, 2016.
D. T. Sinambela, I. Thamrin, and I. L. Sardi, “Aplikasi Pengaduan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bandung Berbasis Mobile dengan GPS,†openlibrary.telkomuniversity, vol. 2, no. 1, 2016.
F. Wulandari, I. Thamrin, and R. Budiawan, “Aplikasi Informasi Lokasi Jalan Rusak Berbasis Web dan Android,†openlibrary.telkomuniversity2, vol. 1, no. 1, 2015.
N. Rahmayanty, Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012.
F. Laylliyani, “Implementasi Perbup Nomor 48 Tahun 2010 Tentang Alokasi Dana Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang,†Universitas Negeri Semarang, 2018.
Pemerintah Kota Pontianak, Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Ketertiban Umum. 2019.
A. Nandipati, “Assement of Metadata Associated,†Institute of Geoinformatics University of Muenster, 2011.
A. Kindarto, Asyik Berinternet dengan Beragam Layanan Google. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2008.
N. Safaat, Android: Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android, Revisi Ked. Informatika, 2015.
“Artikel Global Positioning System (GPS) Overview.†https://www.academia.edu/4915337/GLOBAL_POSIT IONING_SYSTEM_GPS_OVERVIEW (accessed Aug. 03, 2020).
Abidin and J. H.Z, Survey dengan GPS. Bandung: Penerbit ITB, 2011.
Rickyanto and I. S.T, Dasar Pemrograman Berorientasi Objek dengan Java 2 (JDK 1.4). Yogyakarta: Penerbit Andi, 2003.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JUARA (Jurnal Aplikasi dan Riset Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The author owns the copyright in his paper and agrees to publish his paper to JUARA by giving the rights to the first publication of his paper which is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, namely the Similar International 4.0 license (CC BY-NC-SA 4.0).

This is a human-readable summary of (and not a substitute for) the license. Disclaimer.
You are free to:Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt "” remix, transform, and build upon the material
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
NonCommercial "” You may not use the material for commercial purposes.
ShareAlike "” If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.