PENGARUH EKSPOR TERHADAP CADANGAN DEVISA DI EMPAT NEGARA ISLAM: INDONESIA - MALAYSIA -TURKI - UNI EMIRAT ARAB

Authors

  • Suhermanto Suhermanto

DOI:

https://doi.org/10.26418/jmi.v2i2.57979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ekspor manufaktur dan barang dagangan terhadap total ekspor dan cadangan devisa serta pengaruh total ekspor terhadap cadangan, observasi pada 4 negara Islam yaitu Indonesia, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab yang tergabung dalam OIC (Organization of Islamic Cooporation) dengan periode pengamatan dalam kurun waktu tujuh belas tahun, dari tahun 2000-2017 dengan menggunakan regresi data panel metode OLS (Ordinary Least Square). Berdasarkan hasil uji parsial, ekspor manufaktur dan ekspor barang dagangan memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap total ekspor dan cadangan devisa. Dan total ekspor memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap cadangan devisa. Hasil dari penelitian ini ingin mendorong pemerintah di negara-negara Islam untuk semakin memperhatikan perkembangan seluruh sektor ekspor yang ada, agar dapat meningkatkan jumlah ekspor negara supaya bisa meningkatkan cadangan devisa negara tersebut.    

JEL: F10, G10, L30

Kata kunci:Ekspor Manufaktur; Ekspor Barang Dagangan; Cadangan Devisa; OIC (Organization of Islamic Cooporation)

References

Agan, Y., & Erdogan, E. (2016). The Perception Of Export Barriers By Turkish Manufacturing Firms. Finans Politik & Ekonomik Yorumlah, 53, 69–80.

Amir, M. (2004). Strategi Memasuki Pasar Ekspor. Pt. Pustaka Binaman Pressind.

Banga, R. (2019). Cptpp: Implications For Malaysia’s Merchandise Trade Balance. Munich Personal RePEc Archive, 18.

Budiyanti, E. (2016). Penguatan Kembali Industri Manufaktur Indonesia. Mis Ekonomi Dan Kebajikan Publik, 8.

Choong, P. W., & Khalifah, N. A. (2019). Export Expansion And Production Sharing In Malaysian Manufacturing. International Journal of Economics And Management, 13, 37–49.

Hasan, A. D. (2019). Examining Determinants Of Turkey Export To Oic Member Countries. International Journal Of Scientific And Technological Research, 5, 146–156.

Jarji, I., & Ismail, R. (2007). Technical Efficiency, Technological Change And Total Factor Productivity Growth In Malaysian Manufacturing Sector. Munich Personal RePEc Archive, 18.

Juniantara, I. P. K., & Budhi, M. K. S. (2012). Pengaruh Ekspor, Impor Dan Kurs Terhadap Cadangan Devisa Nasional Periode 1999-2010. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1, 32–38.

Kalagoz, K. (2018). Determining Factors Of Turkey’s Export Performance: An Empirical Analysis. Procedia Economics And Finance, 8, 32–38.

Kalaitzi, A. S. (2018a). Export-Led Growth In The Uae: Multivariate Causality Between Primary Exports, Manufactured Exports And Economic Growth. Eurasian Business Review, 10.

Kalaitzi, A. S. (2018b). The Causal Effects Of Trade And Technology Transfer On Human Capital And Economic Growth In The United Arab Emirates. Sustainability, 10, 446–457.

Lall, S. (2000). Turkish Performance In Exporting Manufactures: A Comparative Structural Analysis (Qeh Working Paper Series).

Rachbini, D. J. (2000). Menuju Independendsi Bank Sentral. Pt. Mardi Mulyo.

Saimul, M. T., Oktaviani, R., & Firdaus, M. (2011). Analisis Pengaruh Industri Manufaktur Pada Kinerja Makroekonomi Indonesia. Organisasi Dan Manajemen, 7, 75–78.

Sakarniputra, M. (2009). Ruqyah Syar’iyyah : Teori, Model, Dan Sistem Ekonomi. Al-Ishlah Press.

Singer, H. (1999). Beyond Terms Of Trade-Convergence And Divergence. Journal Of International, 11.

Suryono, A. (2019). Analisis Ekspor Indonesia Ke Negara Tujuan Utama Dan Komoditi Utama Tahun 2013 Sampai 2017. Akuntable, 11, 25–30.

Todaro, M. p. (2002). Pembangunan Ekonomi di Dunia ke Tiga. In Erlangga.

World Bank. (2014). The World Bank: Promoting Opportunity, Growth, and Prosperity.

Downloads

Published

2022-10-31