IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MUSYARAKAH MUTANAQISHAH PADA BANK KALBAR SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.26418/jmi.v2i2.58022Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan akad Musyarakah Mutanaqishah pada Pembiayaan di Bank Kalbar Syariah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), membandingkan Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah dengan pembiayaan lainnya, dan menguji pengaruh kontribusi Musyarakah Mutanaqishah terhadap Profitabilitas Bank Kalbar Syariah. Dengan menggunakan data time series salam 30 bulan atau dari September 2019 hingga Februari 2022 dengan menggunakan metode Perbandingan Sistem Aplikasi Bank dan POJK dan Analisis Regresi Sederhana. Berdasarkan hasil pengujian ini menyatakan sistem yang telah diterapkan Bank Kalbar Syariah pada Akad Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah memiliki kesamaan sebesar 95,83% dari aspek legal, jaminan, modal, waktu, keuntungan dan kerugian terhadap POJK yang artinya sudah sangat baik digunakan. Sedangkan untuk Kontribusi Musyarakah Mutanaqishah Terhadap Profitabilitas Bank Kalbar Syariah dari hasil analisis dengan Least Squares menyatakan bahwa Pembiayaan oleh Bank kalbar Syariah berkontribusi sebesar 41,89% terhadap Peningkatan Pendapatan Bank Kalbar Syariah.
JEL: G21, Z23.
Kata kunci: Implementasi MMQ; Pembiayaan.
References
Anggraini, T., & Nasution, M. (2021). Implementation Strategy of The Mutanaqishah Musyarakah Academic at Home Ownership Financing in Syariah Banks Indonesia. Budapest International Research and Critics Institute Journal (BIRCI-Journal), 4.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori Ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqih Islam Wa Adillatuhu . Gema Insani.
Bank Kalbar Syariah. (2022). Baki Debet.
Bank Kalbar Syariah. (2022). Jumlah Nasabah.
Bhakti, Y. (2012). Penemuan Hukum Nasional dan Internasional. Akahati Aneska.
Brigham, & Houston. (2008). Fundamental of Financial Management: Dasar-Dasar Management Keuangan. Salemba Empat, ed 10.
Ghani, N. A., Salleh, Yusoff, Zain, M., Yacob, Ahmad, & Saleem. (2021). Critical Analysis of Benefical Ownership in Musharakah Based Home Financing in Malaysia. Qualitative Research in Financial Markets, 13(2).
Iskandar. (2018). Analisis Aspek Syariah Compliance dari Pembiayaan Take Over Pada Perbankan Syariah. JESKaPe, 2.
Jabar, Norbaizurah Abdul, et al. (2021). Understanding The Musharakah Mutanaqisah of Koperasi Pembiayaan Syariah Angkasa. ISRA Internasional Journal of Islamic Finance, Vol 10 No 1 Hal 62-77.
Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Standar Musyarakah dan Musyarakah Mutanaqishah. Divisi Pengembangan OJK.
Rafi, Muhammad, et al. (2018). Implementation of Akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) Take Ofer Financing ON KPR Product In Syariah Bank. Review of Islamic Economics and Finance (RIEF), 1.
Ridwan, M. (2013). Penerapan Akad Musyarakah Mutanaqishah Sebagai Alternatif Pembiayaan Murabahah di Perbankan Syariah Indonesia. Tsaqafah, 9.
Sollehudin, Mohd, et al. (2011). Musharakah Mutanaqisah Home Financing Product: An Implementation Analysis, Product Advantages and Issues at Citibank (Malaysia) Berhad. Journal of Techno-Social., 3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Jurnal Muamalat Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
