Analisis Sistem Bagi Hasil Ternak Sapi Perspektif Akad Mudharabah (Studi Kasus Desa Pasak Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jmi.v4i1.78362Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan megetahui sitem bagi hasil ternak sapi di desa pasak kecamatan sungai ambawang kabupaten kubu raya sesuai perspektif akad mudharabah. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif jenis data yang di gunakan adalah data primer dan sekunder. Tehnik pengumpulan data diantaranya adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap responden. Lokasi penelitian ini di lakukan di desa pasak kecamatan sungai ambawang kabupaten kubu raya dengan hasil pelaksannakan sistem bagi hasil yang dijalankan masyarakat desa pasak memanfaatkan sistem revenue sharing yaitu sistem bagi hasil yang dihitung berdasarkan besarnya pendapatan tanpa memperhitungkan berapa biaya yang dikeluarkan pengelola dalam usaha peternakan sapi. Dengan dua bentuk pembagian pertama pembagian anak sapi dan pembagian hasil penjualan dengan porsi nisbah 50:50, 60:40 dan 70:30. Praktek sistem bagi hasil ternak sapi di desa tersebut ditinjau dari ekonomi islam (perspektif akad mudharabah) masih belum sesuai, karena ada syarat akad Mudharabah terdapat kecacatan.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Jurnal Muamalat Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
