Analisis Akad Istishna dalam Praktik Jual Beli Online
DOI:
https://doi.org/10.26418/jmi.v5i2.98185Abstract
Akad istishna sering digunakan dalam transaksi berbasis pesanan, seperti pembuatan barang manufaktur atau konstruksi. Namun dalam penerapannya akad istishna sering terkendala. Tantangannya meliputi ketidaksesuaian praktik e-commerce dengan syarat syariah, seperti transparansi dan kepatuhan aturan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang menghimpun data dari berbagai referensi, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian sebelumnya. Fokus tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola pelaksanaan jual beli di berbagai platform e-commerce serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak transaksi online yang mirip dengan akad istishna belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah. Faktor utama yang mempengaruhi hal ini adalah rendahnya pemahaman tentang syariah di antara pelaku e-commerce dan kurangnya pengawasan dalam penerapan akad tersebut. Sehingga diperlukan langkah lebih lanjut, dengan penelitian lebih mendalam dan edukasi untuk memperkuat serta meningkatkan pemahaman implementasi akad istishna dalam praktik transaksi online.Downloads
Published
2025-10-31
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with Jurnal Muamalat Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Muamalat Indonesia
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
