HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i1.34778Abstract
Latar Belakang : Remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami perubahan
fisik, psikologi dan sosial. Perubahan yang dialami remaja dapat menyebabkan
munculnya perilaku bullying akibat dari tingkat stres dan kecerdasan emosi yang
dimiliki remaja.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kecerdasan emosi dengan
perilaku bullying pada remaja di kota Pontianak
Metode : Desain penelitian ini berupa deskriptif analitik dengan pendekatan cross
sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan
jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 354 pada siswa menengah atas negeri di
Kota Pontianak. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Perceive Stress Scale
(PSS), kuesioner Self-Report Emotional Intellegence Test (SSEIT), dan kuesioner
Adolescent Peer Relations Instrument (APRI) seksi A. Analisis statistik menggunakan
uji Spearman rank dengan nilai p < 0,05.
Hasil : Jenis kelamin terbanyak adalah perempuan sebanyak 58,8%% dengan suku
terbanyak yaitu Melayu sebanyak 48,0% dan agama terbanyak yaitu Islam sebanyak
83,3%.Hasil uji statistik didapatkan nilai p pada tingkat stres dengan perilaku bullying
p = 0,290 dan nilai p pada kecerdasan emosi dengan perilaku bullying p = 0,627.
Kesimpulan :Tidak ada hubungan antara tingkat stres dan kecerdasan emosi dengan
perilaku bullying. Semakin ringan tingkat stres atau semakin tinggi kecerdasan emosi,
tidak menutup kemungkinan seseorang melakukan bullying.
Kata Kunci : Tingkat Stres, Kecerdasan Emosi, Perilaku Bullying
Downloads
Published
Issue
Section
License
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.
