Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Praoperasi Bedah Mayor Othopedi Di Rsud Dr Soedarso Pontianak

Authors

  • Aina Rahayu Dewi . Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i1.34951

Abstract

Latar Belakang: Pembedahan menimbulkan reaksi emosional bagi klien, seperti
kecemasan akan kematian, kecacatan, anastesi, dan rasa takut akan ada muncul
komplikasi pasca operasi. Salah satu tindakan untuk mengurangi tingkat kecemasan
adalah dengan cara pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kesiapan mental pasien.

Tujuan: Menganalisis adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat
kecemasan pasien praoperasi bedah mayor orthopedi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak.

Metode: Penelitian kuantitatif yang menggunakan quasy experiment dengan pre test dan
post test nonequivalent control group. Total responden pada kelompok intervensi dan
kontrol adalah 26 orang. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar kuesioner
Amsterdam Preoperative Anxiety and Information (APAIS).

Hasil: Uji analisis T berpasangan didapatkan nilai P = 0.001 (p < 0,05) yang berarti ada
pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasien praoperasi ortopedi.


Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasien
praoperasi bedah mayor ortopedi. Sehingga, pendidikan kesehatan dapat
direkomendasikan untuk menurunkan tingkat kecemasan.

Kata Kunci: pendidikan kesehatan, kecemasan, pasien praoperasi

Downloads

Published

2019-06-25

Issue

Section

Articles