HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DAN PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE DI RUANG RAWAT INAP BEDAH PRIA/WANITA DAN BEDAH SARAF RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

Authors

  • Imelda Verawaty Lumban Gaol . Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i1.35017

Abstract

Latar Belakang: Beban kerja yang tinggi dapat menurunkan produktifitas
perawat dan akan berdampak pada pelayanan yang diberikan. Personal hygien
merupakan salah satu bentuk pelayanan yang perawat berikan kepada pasien
immobilisasi. Ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUD Dokter
Soedarso Pontianak terdapat kesenjangan antara jumlah perawat dengan jumlah
pasien, sehingga berdampak pada pelaksanaan personal hygiene. Semakin tinggi
beban kerja perawat, maka semakin besar peluang tidak terlaksananya personal
hygiene.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dan pelaksanaan
personal hygiene di ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUD
Dokter Soedarso Pontianak.
Metode: Penelitian kuantitatif, menggunakan metode observasional analitik
korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan
metode total sampling dengan jumlah 50 responden, 25 perawat dan 25 pasien.
Data penelitian menggunakan uji statistik spearman.
Hasil: Nilai p value = 0,000 (p < 0,01), dengan r = -0,668 menunjukkan bahwa
arah korelasi tidak searah dengan kekuatan korelasi yang kuat yaitu beban kerja
perawat dalam kategori tinggi dan pelaksanaan personal hygiene tidak terlaksana.
Kesimpulan: Ada hubungan antara beban kerja perawat dan pelaksanaan
personal hygiene di ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUD
Dokter Soedarso Pontianak.

Kata Kunci: Beban Kerja Perawat, Personal Hygiene

Downloads

Published

2019-06-25

Issue

Section

Articles