PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PERILAKUDETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KAMPUNG BANGKA KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

Authors

  • Melsi Yunanda Sella . Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35020

Abstract

Latar Belakang :Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita.
Sebanyak 60-70% wanita dengan kanker payudara berobat pada stadium lanjut sehingga sulit
untuk disembuhkan,padahal kanker payudara dapat dideteksi pada stadium awal dengan
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI merupakan cara yang paling efektif
untuk pencegahan dini kanker payudara. Pengetahuan dan persepsi mengenai kanker
payudara akan mempengaruhi perilaku SADARI seseorang.
Tujuan :Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap perilaku deteksi dini
kanker payudara pada wanita usia subur (WUS).
Metode :Penelitian bersifat kuantitatif, menggunakan desain quasi experiment (pre test and
post test nonequivalent control group.Sampel pada penelitian ini sebanyak 106 WUS terbagi
dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon
dan Mann-Whitney.
Hasil : Analisis uji Wilcoxon pada perilaku SADARI pada kelompok intervensi sebelum dan
sesudah diberi perlakuan menunjukkan nilai p value 0,000< 0,05 dan hasil uji Mann-Whitney
pada post test intervensi dan post test kontrol diperoleh nilai p-value 0,000 < 0,05 yang
berarti terdapat perubahan yang bermakna terhadap kelompok intervensi.
Kesimpulan :Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap perilaku deteksi
dini kanker payudara pada WUS di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung Bangka
Kescamatan Pontianak Tenggara.

Kata Kunci :Pendidikan kesehatan, Perilaku SADARI, WUS

Downloads

Published

2019-10-01

Issue

Section

Articles