PENGARUH AROMATERAPI LEMON TERHADAP TINGKAT KEJENUHAN KERJA (BURNOUT) PERAWAT INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK

Authors

  • Novianita Anggreini . Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/tjnpe.v1i2.35891

Abstract

Latar Belakang : Burnout (kejenuhan) merupakan sindrom akibat tekanan berkepanjangan
terhadap tekanan kerja yang membawa kepada penarikan diri. Burnout tentunya berdampak
macam-macam, baik pada institusi, diri sendiri, maupun keluarga. Keadaan ini membuat pekerja
akan kurang memberikan komitmen terhadap kerja. Aromaterapi Lemon dipercaya mengurangi
kelelahan mental dan perasaan terbebani atau terbebani oleh tanggung jawab hidup. Minyak
lemon sangat membantu untuk menghilangkan emosi reaktif untuk mengembangkan hubungan
yang sehat dengan orang lain .
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Lemon Terhadap
Tingkat Kejenuhan Kerja (Burnout) Perawat ICU RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota
Pontianak.
Metodologi Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain
penelitian Quasi Experiment dengan rancangan One Group Pretest Posttest design tanpa adanya
kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 responden yang diberikan
aromaterapi lemon. Analisis yang digunakan adalah mengunakan uji Wilcoxon.
Hasil : Hasil menunjukan nilai significancy 0,001 (p <0,05). Nilai ini menyatakan bahwa ada
pengaruh aromaterapi lemon terhadap kejenuhan kerja (burnout) pada perawat intensive care
unit.
Kesimpulan : Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap kejenuhan kerja (burnout) sebelum
dan sesudah diberikan intervensi. Aromaterapi lemon dapat menurunkan tingkat kejenuhan pada
perawat intensive care unit.

Kata Kunci : Perawat, Burnout, Aromaterapi Lemon

Downloads

Published

2019-10-01

Issue

Section

Articles