PENGARUH LATIHAN FISIK INTRADIALISIS DAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP SKOR FATIGUE PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSU YARSI PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/tjnpe.v4i1.42038Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi renal dimana tubuh gagal mempertahankan metabolisme cairan dan elektrolit. Gagal ginjal kronik mengakibatkan masalah pada kemampuan tubuh yang mengakibatkan aktivitas kerja terganggu, tubuh menjadi mudah lelah dan lemah (fatigue) oleh karena itu dibutuhkan intervensi latihan fisik intradialisis dan pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kelelahan yang dirasakan pasien yang menjalani hemodialisis. Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan fisik intradialisis dan pemberian aromaterapi lavender terhadap skor fatigue pasien yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan quasy experiment dengan pre test and post test nonequivalent control group pada 32 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner FACIT fatigue scale (versi 4) dengan 13 pertanyaan untuk mengukur skor fatigue. Uji yang dipakai menggunakan Paired T Test dan uji Independent sample t test. Hasil: Didapatkan hasil uji Paired T test terhadap skor fatigue kelompok intervensi (p=0,000) < 0,005 dengan nilai mean sebelum intervensi sebesar 25,56 dan sesudah intervensi 30,81. Pada kelompok kontrol (p value =0,001) < 0,005 dengan nilai mean sebelum diberikan kontrol sebesar 25,50 dan sesudah diberikan kontrol sebesar 26,62. Kesimpulan: Ada pengaruh latihan fisik intradialisis dan pemberian aromaterapi lavender terhadap skor fatigue pasien yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Latihan Fisik Intradialisis, Aromaterapi, FatigueDownloads
Published
2022-06-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Tanjungpura

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
