GAMBARAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENDERITA SKIZOFRENIA DI KOTA PONTIANAK

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/tjnpe.v3i1.47031

Abstract

Latar Belakang: Stigma masyarakat merupakan satu diantara beberapa faktor yang melatarbelakangi diskriminasi yang dialami oleh penderita skizofrenia dan mantan pasien gangguan jiwa. Metode: Desain kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Total 400 responden diambil dengan teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner demografi dan Community Attitudes toward Mental Illness (CAMI) secara online. Analisis data menggunakan deskriptif statistik frekuensi dan explore untuk menentukan nilai median. Hasil: Domain otoriterisme menunjukkan skor terendah dan serupa dengan domain pembatasan sosial yaitu median 29,00 dengan IQR 5, sedangkan domain kebajikan menunjukkan skor median tertinggi yaitu 35,00 dengan IQR 5, kemudian diikuti oleh domain ideologi komunitas kesehatan mental dengan skor median 34,00 dengan IQR 5, stigma masyarakat memperoleh skor median tinggi yaitu 128,00 dengan IQR 8.
Kesimpulan : Skor total stigma yang tinggi dengan domain kebajikan memperoleh skor tertinggi. Artinya, stigma masyarakat kurang di Kota Pontianak. Sikap paling umum digunakan oleh masyarakat adalah baik, simpatik, serta humanistik terhadap penderita skizofrenia.

Author Biography

Fransiska Tania, Tanjungpura University

Nursing Study Program, Faculty of Medicine, University of Tanjungpura

References

Balingit, J. (2019). Stigma of mental illness of undergraduate nurses by Jason Balingit. A Thesis. San Marcos: California State University. Bedaso, A., Yeneabat, T., Yohannis, Z., Bedasso, K., dan Feyera, F. (2016). Community attitude and associated factors towards people with mental illness

among residents of Worabe Town, Silte Zone, Southern Nation’s Nationalities and people’s region, Ethiopia. PloS One, 1(3), 1-12. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.po ne.0149429. Dinkes Pontianak. (2019). Profil kesehatan Kota Pontianak tahun 2019. Pontianak: Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Doumit, C. A., Haddad, C., Sacre, H.,

Salameh, P., Akel, M., Obeid, S., et al. (2019). Knowledge, attitude and behaviors towards patients with mental illness: Results from a national Lebanese study. PLoS One, 14(9), 1-16. DOI:

https://doi.org/10.1371/journal.po ne.0222172.

GBD. (2018). Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for

diseases and injuries for

countries and territories, 1990–2017: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. Global Health Metrics, 392(10159), 1789-1858. DOI:

https://doi.org/10.1016/S0140- 6736(18)32279-7.

Goffman, E. (1963). Stigma; Notes on the management of spoiled identity. London: Penguin Group.

Hartini, N. F. (2018). Stigma toward people with mental health problems in Indonesia. Psychology Research and Behavior Management, 11, 535-

DOI: https://doi.org/10.2147/PRB M.S175251.

Islamiati, R., Widianti, E., & Suhendar, I. (2018). Sikap masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa di Desa Kersamanah Kabupaten Garut. Jurnal Keperawatan BSI, VI(2), 195-205. Diunduh 9 Maret,

, dari

https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/i ndex.php/jk/article/view/4107.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil utama riset kesehatan dasar. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI. Diunduh 20 Maret, 2020, dari https://www.litbang.kemkes.go.id

/hasil-utama-riskesdas-2018/.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskesdas 2018 dalam angka; Laporan Provinsi Kalimantan Barat. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI. Diunduh 25 Maret, 2020, dari https://dinkes.kalbarprov.go.id/w p- content/uploads/2019/05/Lapora n-RKD-2018-Kalbar.pdf.

Nasilah, S., & Marettih, A. K. E. (2015). Integrasi diri sebagai konsep sehat mental orang Melayu Riau. Jurnal Psikologi, 11(1), 37-

DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v11i 1.1393.

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine. (2016). Ending discrimination against people with mental and substance use disorders: The evidence for stigma change. Washington, DC: The National Academies Press. DOI: 10.17226/23442.

Purnama, G., Yani, D. I., & Sutini, T. (2016). Gambaran stigma masyarakat terhadap klien gangguan jiwa di rw 09 Desa Cileles Sumedang. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1), 29-37. DOI: 10.17509/jpki.v2i1.2850.

Subu, M. A., Waluyo, I., Adnil, E., Priscilla, V., Aprina, T. (2018). Stigma, stigmatisasi, perilaku kekerasan dan ketakutan diantara orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Indonesia: Penelitian constructivist grounded theory. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(1), 53-60. DOI:

http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb. 2018.030.01.10.

Taylor, S. M., & Dear, M. J. (1981). Scaling community attitudes toward the mentally ill. Schizophrenia Bulletin, 7(2),

-240. DOI:

1093/schbul/7.2.225.

Teresha, D. A., Tyaswati, J. E., & Widhiarta, K. D. (2015). The difference of the knowledge, stigma and attitude between the first year and final year student of Medical Faculty of Jember University toward mental disorders. Journal of Agromedicine and Medical Sciences, 1(2), 7-11. DOI: https://doi.org/10.19184/ams.v1i 2.1953.

William, J. R. (2018). Abnormal psychology 2nd edition.

Thousand Oaks, California: SAGE Publications Inc.

Yuan, Q., Abdin, E., Picco, L., Vaingankar, J. A., Shahwan, S., Jeyagurunathan, A., et al. (2016). Attitudes to mental illness and its demographic correlates among general population in Singapore. PLoS One, 11(1), DOI:

1371/journal.pone.0167297.

Zahnia, S., & Sumekar, D. W. (2016). Kajian epidemiologis skizofrenia. Majority, 5(4), 160-166. Diunduh

Maret, 2020, dari https://juke.kedokteran.unila.ac.i d/index.php/majority/article/view/ 904.

Downloads

Published

2021-06-10

Issue

Section

Articles