Peran Investasi Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan Kawasan Perbatasan: Kasus Kabupaten Sambas
Abstract
Investasi hijau (green investment) merupakan strategi pembangunan yang menekankan praktik ekonomi ramah lingkungan untuk mendorong keberlanjutan sosial, ekonomi, dan ekologis. Kabupaten Sambas sebagai wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia memiliki potensi sumber daya alam dan ruang ekonomi lintas negara yang signifikan, namun masih menghadapi tantangan kesenjangan pembangunan, degradasi lingkungan, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran investasi hijau dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah studi literatur, analisis kebijakan, serta pemetaan potensi ekosistem lokal (mangrove, pesisir, dan pertanian berkelanjutan). Hasil kajian menunjukkan bahwa investasi hijau berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui diversifikasi ekonomi, penguatan ekowisata, peningkatan nilai jasa ekosistem, serta optimalisasi tata kelola lingkungan. Namun hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya kapasitas masyarakat, dan belum optimalnya dukungan regulasi menjadi tantangan utama. Penelitian ini merekomendasikan model investasi hijau berbasis masyarakat, integrasi program pemerintah, serta kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di kawasan perbatasan.Downloads
Published
2025-12-19