Pemberdayaan dan Strategi Pemasaran UMKM Berdaya Saing melalui Inovasi Pasca Pembangunan Jembatan di Wilayah Perbatasan Sambas

Authors

  • Utin Nazla Aulia Putri Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univeraitas Tanjungpura
  • Juliyanti Juliyanti Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univeraitas Tanjungpura
  • Nadila Rizki Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univeraitas Tanjungpura
  • Lokahita Regina Pramesti Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univeraitas Tanjungpura

Abstract

Pembangunan Jembatan Tebas–Tekarang di wilayah perbatasan Sambas menghadirkan perubahan signifikan terhadap aktivitas ekonomi lokal, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses distribusi dan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan UMKM dan inovasi strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing usaha setelah peningkatan konektivitas wilayah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research, melibatkan 50 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria operasional setelah jembatan difungsikan serta memiliki aktivitas pemasaran aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares melalui aplikasi SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas internal pelaku usaha melalui pelatihan, akses informasi, dan pendampingan, yang mendorong kesiapan adaptasi terhadap perubahan pasar. Sementara itu, inovasi strategi pemasaran memiliki pengaruh yang lebih besar karena memungkinkan UMKM memanfaatkan peluang pasar baru melalui kombinasi pemasaran offline–online dan penggunaan pembayaran digital, sehingga stabilitas penjualan lebih terjaga. Secara simultan, kedua variabel memberikan dampak yang lebih kuat terhadap peningkatan daya saing dibandingkan pengaruh parsialnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak secara otomatis meningkatkan kinerja UMKM tanpa kesiapan internal dan kemampuan berinovasi, sehingga penguatan kapasitas dan penerapan strategi pemasaran perlu dilakukan secara berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan program pemberdayaan berbasis infrastruktur di kawasan perbatasan.

Downloads

Published

2025-12-19