Strategi Pemasaran Menu Tradisional (Studi Kasus: Kandang Ingkung Resto & Kopi di Kabupaten Sleman)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi strategis Resto Kandang Ingkung Resto & Kopi di Kabupaten Sleman melalui pendekatan SWOT, dengan menyoroti kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan pemilik usaha, survei pelanggan, serta studi literatur mengenai tren kuliner tradisional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama restoran terletak pada lokasi strategis, cita rasa autentik, fasilitas lengkap, serta inovasi desain berbasis tradisi. Namun, kelemahan berupa aksesibilitas terbatas, promosi digital yang belum optimal, ketergantungan pada menu utama, serta keterbatasan kapasitas dan jam operasional perlu segera diatasi. Peluang besar muncul dari meningkatnya pariwisata Yogyakarta, tren kuliner tradisional, serta potensi ekspansi cabang dan promosi digital. Ancaman yang dihadapi meliputi persaingan ketat, fluktuasi harga bahan baku, perubahan preferensi konsumen, serta risiko bencana alam dan gangguan lingkungan. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemasaran digital yang lebih agresif melalui media sosial, pengembangan variasi menu untuk mengurangi ketergantungan pada hidangan utama, serta peningkatan fasilitas layanan agar pengalaman pelanggan lebih optimal. Selain itu, program loyalitas dan kolaborasi dengan agen perjalanan dapat memperkuat posisi restoran sebagai ikon kuliner tradisional. Dengan strategi berkelanjutan berbasis inovasi, kualitas, dan adaptasi pasar, Kandang Ingkung Resto & Kopi berpotensi mempertahankan daya saing sekaligus memperluas pangsa pasar di masa depan.Downloads
Published
2025-12-19