KESESUAIAN ORANG-ORGANISASI DAN PERILAKU KERJA INOVATIF: PERAN MEDIASI PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS

Authors

  • Titik Rosnani Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Abstract

Berdasarkan teori pertukaran sosial dan teori penentuan diri, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dampak kesesuaian orang-organisasi terhadap perilaku kerja inovatif, baik secara langsung dan tidak langsung melalui pemberdayaan psikologis. Data dikumpulkan melalui survei dari guru tetap SMA yang terakreditasi A. Analisis jalur mengungkapkan efek positif dan signifikan dari kesesuaian orang-organisasi terhadap pemberdayaan psikologis. Pemberdayaan psikologis menunjukkan efek positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, namun kesesuaian orangorganisasi tidak menunjukkan efek yang signifikan. Pemberdayaan psikologis merupakan variabel yang memediasi pengaruh antara kesesuaian orang-organisasi dan perilaku kerja inovatif. Implikasi penelitian ini adalah bahwa organisasi perlu memperhatikan kesesuaian orang-organisasi dan pemberdayaan psikologis sebagai faktor yang berpotensi meningkatkan perilaku kerja inovatif. Meskipun kesesuaian orang-organisasi tidak menunjukkan efek yang signifikan terhadap perilaku kerja inovati, pemberdayaan psikologis memiliki dampak positif dan signifikan. Organisasi perlu fokus pada memberikan dukungan dan pemberdayaan psikologis pada karyawan agar dapat mendorong perilaku kerja inovatif yang lebih efektif.

Downloads

Published

2024-03-06