PEMETAAN LUAS TUTUPAN LAHAN MANGROVE MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT-8 DI MEMPAWAH MANGROVE PARK (MMP)

Authors

  • Lorensius Sumarno Oci Universitas Tanjungpura
  • Arie Antasari Kushadiwijayanto Universitas Tanjungpura
  • Yusuf Arief Nurrahman Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v1i1.51948

Abstract

Mempawah Mangrove Park (MMP) memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata hutan mangrove, oleh sebab itu informasi mengenai luasan batasan ekowisata hutan mangrove di MMP ini sangat pening. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui luas tutupan lahan kawasan hutan mangrove di MMP Desa Pasir Kanupaten Mempawah. Pemetaan dilakukan menggunakan cira Landsat-8 dan diikuti dengan ground check. Penentuan titik koordinat ground check menggunakan Global Positioning System (GPS). Hasil pengeceka lapangan (ground check) menunjukkan bahwa luasan hutan mangrove yang berada di MMP seluas (45,11 Ha). Terdapat 4 kelas tutupan lahan mangrove di MMP yaitu hutan mangrove sekunder (36,57 Ha) dengan persentase (81%), hutan pantai (7,85 Ha) dengan persentase (17%), perkebunan (0,27 Ha) dengan persentase (0,21%) dan lahan terbuka (0,42 Ha) dengan persentase (0,94%). Berdasarkan kerapatan hutan mangrovenya, MMP dapat dibagi menjadi 2 kelas kerapatan yaitu kerapatan rapat sebesar (34,35 Ha) dengan persentase (76,13%) dan kerapatan jarang sebesar (10,77 Ha) dengan persentase sebesar (23,87%).

Author Biographies

Lorensius Sumarno Oci, Universitas Tanjungpura

Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Arie Antasari Kushadiwijayanto, Universitas Tanjungpura

Programa Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Yusuf Arief Nurrahman, Universitas Tanjungpura

Programa Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

References

Bengen, D.G. 2002. Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut Serta Prinsip Pengolahannya. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. IPB.

Danoedoro, P. 2012. Pengantar Penginderaan Jauh Digital. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Departemen Kehutanan. 2005. Pedoman Inventarisasi dan Identifikasi Lahan Kritis Mangrove. Direktoral Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Jakarta.

LAPAN. 2015. Pedoman Pengolahan Data Penginderaan Jauh Landsat-8 Untuk Mangrove. Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh. Jakarta.

Purkis, S. And V. Klemas. 2011. Remote Sensing and Global Environmental Change. Publishing Wiley-Backwell.

Purwanto A. 2015. Pemanfaatan Citra Landsat-8 Untuk Identifikasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Edukasi. 13(1): Program.

Saprianto, C. 2007. Pendayagunaan Ekosistem Mangrove. Penerbit Dahara Prize. Semarang.

Soenarmo, S.H. 2009. Penginderaan Jauh dan Pengenalan Sistem Informasi Geografis Untuk Bidang Ilmu Kebumian. Penerbit ITB Bandung.

Downloads

Published

2022-06-11

Issue

Section

Articles