RENDEMEN EKSTRAK DAN PENGUJIAN ANTIOKSIDAN DARI RUMPUT LAUT Turbinaria sp. DENGAN MENGGUNAKAN 3 PELARUT YANG BERBEDA

Authors

  • Julizar Julizar Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Warsidah Warsidah Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Syarif Irwan Nurdiansyah Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Mega Sari Juane Sofiana Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Ikha Safitri Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v1i3.55252

Keywords:

Turbinaria sp., Metanol, Etil Asetat, n-Heksana, Kabung, Antioksidan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen dan aktivitas antioksidan pada rumput laut Turbinaria sp. dengan menggunakan pelarut organik yang berbeda. Rendemen ekstrak rumput laut Turbinaria sp. dihitung berdasarkan berat sampel setelah proses evaporasi terhadap berat kering awal sampel (berat kering bahan baku). Uji antioksidan dilakukan dengan metode DPPH Absorbansi DPPH yang diukur adalah absorbansi dari DPPH yang telah direaksikan dengan larutan uji. Dari nilai absorbansi DPPH sisa dapat diketahui aktivitas antioksidan tiap larutan uji dalam menghasilkan radikal bebas DPPH. Dari nilai absorbansi yang diperoleh lalu dihitung persentase inhibisi terhadap radikal bebas DPPH yaitu bersama aktivitas senyawa antioksidan yang dapat menangkap radikal bebas DPPH. Dari hasil perhitungan rendemen ekstrak   menunjukkan bahwa pelarut metanol memiliki nilai rendemen ekstrak yang paling tinggi yaitu sebesar 12,87% dibandingkan pelarut etil asetat sebesar 1,05% dan n-heksana sebesar 0,37%. Berdasarkan hasil pengujian antioksidan diperoleh nilai %inhibisi pelarut etil asetat 11,43%   lebih besar dibandingkan pelarut n-heksana 9,82% dan metanol sebesar 8,50% hasil pengujian ini menunjukkan pelarut semi polar menghasilkan nilai %inhibisi lebih besar dibandingkan dengan pelarut polar dan non polar. Aktivitas antioksidan terhadap rumput laut Turbinaria sp. ini tergolong sangat lemah dikarenakan nilai IC50 nya tidak sampai.

Author Biographies

Warsidah Warsidah, Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

MIPA

Syarif Irwan Nurdiansyah, Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

MIPA

Mega Sari Juane Sofiana, Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

MIPA

Ikha Safitri, Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

MIPA

References

Anam, C., Sirojudin, dan Firdausi, S., 2007, Analisis Gugus Fungsi pada Sampel Uji, bensin dan Spiritus Menggunakan Metode Spektroskopi FTIR, Jurnal Berkala Fisika, 10 (1), 79–85.

Anggadiredja, J.T., Zatnika, A., Purwoto, H., dan Istini, S., 2010, Rumput Laut. Ed Ke-5, Penebar Swadaya, Jakarta.

Coates, J., 2000, Interpretation of Infrared Spectra , A Practical Approach, 10815–10837.

Distantina, S., Rachmawati, D., and Eka, L., 2008, Pengaruh Konsentrasi dan Jenis Larutan Perendaman terhadap Kecepatan Ekstraksi dan Sifat Gel Agar-agar dari Rumput Laut Gracilaria verrucosa, Jurnal Rekayasa Proses, 2 (1), 11–16.

Ferial, E.W. and Salam, M.A., 2016, Fikologi, Jakarta, Erlangga.

Harbone, J., 1987, Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Ke Dua., Bandung, ITB.

Maharany, F., Nurjahnah, Suwandi, R., Anwar, E., and Hidayat, T., 2017, Kandungan Senyawa Bioaktif Rumput Laut Padina Australis dan Eucheuma Cottonii Sebagai Bahan Baku Krim Tabir Surya, JPHPI, 20 (1), 10–17.

Mukhriani, 2014, Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, dan Identifikasi Senyawa Aktif, Jurnal Kesehatan, 7 (2), 361–367.

Pramesti, R., Ridlo, A., Setyati, W., and Zainuddin, M., 2017, Aktivitas Antioksidan dan Rumput Laut Acanthophora muscoides, Jurnal DISPROTEK, 8 (1).

Risal, Y. and Rifai, Y., 2020, Analisis Kemometrik Senyawa Inhibitor Tirosinase Menggunakan Spektrofotometer IR ( FTIR ), MFF, 24 (2), 59–62.

Salamah, E., Ayuningrat, E., and Purwaningsih, S., 2008, Penapisan Awal Komponen Bioaktif dari Kijing Taiwan (Anodonta woodiana Lea.) sebagai Senyawa Antioksidan, XI (0251), 119–133.

Savitri, I., Suhendra, L., and Wartini, N.M., 2017, Pengaruh Jenis Pelarut Pada Metode Maserasi Terhadap Karakteristik Ekstrak Sargassum polycystum, 5 (3), 93–101.

Septiana, A.T. and Asnani, A., 2012, Kajian Sifat Fisikokimia Ekstrak Rumput Laut Coklat, Agrointek, 6(1), 22–28.

Siregar, A.F., Sabdono, A., and Pringgenies, D., 2012, Potensi Antibakteri Ekstrak Rumput Laut Terhadap Bakteri Penyakit Kulit Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus epidermidis, dan Micrococcus luteus dari Laboratorium Balai Kesehatan Jawa, 1, 152–160.

Soamole, H, H., Sanger, G., and Harikedua, D, S., 2018, Kandungan Fitokimia Ekstrak Etanol Rumput Laut Segar Turbinaria sp., Gracilaria sp., dan Halimeda macroloba, Media Teknol. Has. Perikan., 3, 94–98.

Sofiana, M., Safitri, I., and Helena, S., 2021, Phytochemical Screening , Total Phenolic Content And Antioxidant Activity Of Tropical Brown Macroalgae Padina pavonica Hauck From Kabung Island , West Kalimantan, IJFST, 17 (1), 32–36.

Sofiana, M.S., Aritonang, A.B., Safitri, I., Helena, S., and Nurdiansyah, S.I., 2020, Proximate , Phytochemicals , Total Phenolic Content and Antioxidant Activity of Ethanolic Extract of Eucheuma spinosum Seaweed, Journal Sys Rev Pharm., 11 (8), 228–232.

Yuniarifin, H., Bintoro, V, P., and Suwarastuti, A., 2006, Pengaruh Berbagai Konsentrasi Asam Fosfat pada Proses Perendaman Tulang Sapi terhadap Rendemen, Kadar Abu dan Viskositas Gelatin, Indones. Trop Anim Agric, 1, 55–61.

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles