Pola Sirkulasi Arus di Teluk Weda Secara Musiman dari Tahun 2010–2020
DOI:
https://doi.org/10.26418/jose.v4i3.95517Keywords:
Weda Bay, seasonal currents, monsoon windsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sirkulasi laut di Teluk Weda, Pulau Halmahera, dengan pendekatan spasial dan temporal. Data arus, suhu permukaan laut dan angin diambil dari produk CMEMS dan CDS untuk periode 2010–2020. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola musiman arus dan hubungan antara angin muson dan dinamika arus. Selain itu, profil vertikal arus dan distribusi arus berdasarkan transek melintang dianalisis untuk melihat pola dua lapisan (two-layer flow). Hasil menunjukkan bahwa sirkulasi arus bersifat musiman dengan arus masuk melalui Laut Maluku pada musim barat dan dari arah utara Papua pada musim timur. Komponen angin zonal dan meridional berperan besar dalam mengontrol pola sirkulasi arus. Arus permukaan lebih kuat dibandingkan arus dalam, dan pola dua lapisan tercermin dalam transek vertikal, terutama saat musim transisi. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan jangka panjang terhadap dinamika arus di wilayah timur Indonesia.References
Ariel, D. and Murray, P. (1996). Low-frequency fluctuations in the Indonesian throughflow through Lombok Strait. Journal of Geophysical Research. 101(C5), 12.455-12.464
Athoillah, I., Sibarani, R. M., & Doloksaribu, D. E. (2017). Analisis Spasial El Nino Kuat Tahun 2015 Dan La Nina Lemah Tahun 2016 (Pengaruhnya Terhadap Kelembapan , Angin Dan Curah Hujan Di Indonesia) , Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 18(1), 33–41
Basit, A., and Putri, M. R. (2013). Water Masscharacteristics Of weda Bay,Halmahera Island, North Maluku. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 5(2), 365-376
Ffield, A. and Gordon, A.L., 1996, Tidal Mixing Signatures in Indonesian Seas, Journal of Physical Oceanography, 26:1924-1937
Gordon, A. L. (2005). Oceanography of the Indonesian seas and their throughflow. Oceanography, 18(SPL.ISS.4), 15–27
Gordon, A. L., Sprintall, J., Van Aken, H. M., Susanto, R. D., Wijffels, S., Molcard, R., Ffield, A., Pranowo, W., & Wirasantosa, S. (2010). The Indonesian throughflow during 2004-2006 as observed by the INSTANT
program. Dynamics of Atmospheres and Oceans, 50(2), 115–128
Hamzah, F., Basit, A., & Triyulianti, I. (2015). Pola Sebaran Vertikal Nutrien Pada Musim Peralihan Di Teluk Weda, Maluku Utara. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis. 7(2):415–431
Hasanuddin, M., 1998, Arus Lintas Indonesia, Oseana, 23(2):1–9
Kunarso. (2011). Variabilitas Suhu dan Klorofil-a di Daerah Upwelling pada Variasi Kejadian ENSO dan IOD di Perairan Selatan Jawa sampai Timor. Indonesian Journal of Marine Sciences, 16(3), 171–180
Nugroho, S.H. and Basit, A. (2014). Sediment Distribution Based on Grain Size Analyses in Weda Bay, Northern Maluku. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 6(1), 229–240
Sprintall, J., Gordon, A. L., Koch-Larrouy, A., Lee, T., Potemra, J. T., Pujiana, K., & Wijffels, S. E. (2014). The Indonesian seas and their role in the coupled ocean-climate system. Nature Geoscience, 7(7), 487–492
Suhadha, A. G., Natalia, D., Ginting, B., & Asriningrum, W. (2019). Analisis Karakteristik Arus dan Suhu Permukaan Laut Berdasarkan Pengaruh Monsun, ENSO dan IOD di WPPNRI 573 Analysis of Sea Surface Current Characteristics Based on Monsoons , ENSO dan IOD Effect on the WPPNRI 573. Seminar Nasional Penginderaan Jauh, 6(July 2019), 462–467
Wattimena, M.C.; Atmadipoera, A.S.; Purba, M.; Nurjaya, I.W. and Syamsudin, F. (2021). Volume Transport Variability in the Western Equatorial Pacific and its relations to Halmahera Throughflow. Pertanika
Journal of Science and Technology. 29(2):1,171–1,197
Wyrtki, K. (1961). Physical Oceanography of the Southeast Asian Waters. Naga Report Volume 2. Scientific Results of Marine Investigation of the South China Sea and the Gulf of Thailand 1959-1961. Scientific
Results of Marine Investigation of the South China Sea and the Gulf of Thailand 1959-1961, 2(Naga Report), 195
Yulihastin, E. (2010). Mekanisme interaksi Monsun Asia dan ENSO. Jurnal Teknologi Dirgantara (Journal of Aerospace Technology), 11(3), 99–105