Struktur Komunitas Kepiting Biola (Uca spp.) di Kawasan Mangrove Desa Jeruju Besar Kubu Raya Kalimantan Barat

Authors

  • Jevriono Jevriono Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Univeritas Tanjungpura
  • Yusuf Arief Nurrahman Program studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Syarif Irwan Nurdiansyah Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v4i2.95621

Keywords:

Uca spp, struktur, komunitas, mangrove

Abstract

Hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup yang esensial bagi berbagai jenis makhluk hidup, termasuk kepiting biola (Uca spp.) yang memiliki peran ekologis signifikan sebagai pemakan detritus, pengolah sedimen, serta indikator kualitas lingkungan. Namun, tekanan antropogenik seperti alih fungsi lahan dan aktivitas masyarakat mengancam keseimbangan komunitas fauna tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur komunitas kepiting biola (Uca spp.) di kawasan ekosistem mangrove di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di tiga stasiun dengan dominasi vegetasi mangrove berbeda. Data dikumpulkan melalui metode sampling secara purposif, dengan penangkapan kepiting menggunakan bubu payung saat air surut. Kepiting diidentifikasi hingga tingkat spesies di laboratorium. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, pH, serta oksigen terlarut diukur langsung di lapangan (in situ), sedangkan analisis substrat dilakukan di laboratorium (ex situ). Enam spesies Uca yang ditemukan adalah U. dussumieri, U. forcipata, U. rosea, U. tetragonon, U. coarctata, dan U. vocans. Nilai indeks keanekaragaman (H"™) tercatat pada kisaran 0,897"“1,511, dengan nilai keseragaman (E) cukup tinggi 0,817"“0,946, dan dominansi (C) rendah 0,264"“0,46, menunjukkan komunitas yang stabil tanpa spesies dominan. Kondisi lingkungan mendukung kelangsungan hidup Uca spp. Penelitian ini memberikan data awal penting untuk mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove berbasis fauna bentik.

References

Actuti, N., Apriansyah, & Nurdiansyah, S. I. (2019). Keanekaragaman Kepiting Biola (Uca spp.) di Ekosistem Mangrove Desa Pasir, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 2(1), 25–31.

Beesley, P. L., Ross, G. J. B., & Glasby, C. J. (2000). Polychaetes & Allies: The southern synthesis. Fauna of Australia. Vol. 4A Polychaeta, Myzostomida, Pogonophora, Echiura, Sipuncula. CSIRO Publishing.

Brotowidjoyo, M. D., Tribawono, D., & Mulyabintoro, E. (1995). Pengantar Lingkungan Perairan dan Budidaya Air (Cetakan 1). Liberty.

Cholik, F. (2005). Review of Mud Crab Culture Research in Indonesia. Central Research Institute for Fisheries.

Crane, J. (1975). Fiddler Crabs of The World: Ocypididae: Genus Uca. Princeton University Press.

Fachrul, M. F. (2007). Metode Sampling Bioekologi (Edisi 1). Bumi Aksara.

Faqih, A., & Juramang, R. R. (2023). Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Crustacea di Kawasan Hutan Mangrove Pesisir Langala Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo. Jambura Edu Biosfer Journal, 5(2), 65–71. https://doi.org/10.34312/jebj.v5i2.22077

Hasibuan, M. M., Sari, N. A., Dwiputra, M. A., Permana, R. D., Rianingsih, F., Adirama, A. Z., Witjaya, O. R., Zamili, A. O., Nainggolan, P. M., Aryawan, A., Purnomo, A., Sudarsono, B., Hamdani, H., & Alfajrin, A. C. A. A. (2023). Keragaman Jenis Mamalia di Kawasan Ekowisata Mangrove Cukunyinyi Kabupaten Pesawaran. Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 3(4), 194–205. https://doi.org/10.36312/biocaster.v3i4.210

Henderson, C. J., Gilby, B. L., Stone, E., Borland, H. P., & Olds, A. D. (2021). Seascape heterogeneity modifies estuarine fish assemblages in mangrove forests. ICES Journal of Marine Science, 78(3), 1108–1116. https://doi.org/10.1093/icesjms/fsab022

Karimah. (2017). Peran Ekosistem Hutan Mangrove sebagai Habitat untuk Organisme Laut. Jurnal Biologi Tropis, 17(2), 51–57. https://doi.org/10.29303/jbt.v17i2.497

Kerina, Y., Sari, A. N., Kusmiarti, R., & Atama, L. K. (2023). Kontribusi Sosial Pertukaran Mahasiswa Merdeka dalam Pelestarian Ekosistem Mangrove dan Pencegahan Abrasi di Ekowisata Pantai Pare Mas Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(2), 663–671.

Kordi, G. M. (1997). Budidaya Kepiting dan Ikan Bandeng. Dahara Prize.

Krebs, C. J. (2014). Ecological Methodology. Harper Collins Publisher.

Kushartono, E. W. (2009). Beberapa aspek Bio-Fisik Kimia Tanah di Daerah Mangrove Desa Pasar Banggi Kabupaten Rembang. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 14(2), 76–83. www.ik-ijms.com

Maghfirah, & Haya, L. O. M. Y. (2014). Characteristics of Sediment and its Relationship with Macrozoobenthos Community Structure in Tahi Ite River of Rarowatu District of Bombana. Jurnal Mina Laut Indonesia, 4(14), 117–131.

Maulana, M. H., Isnaniah, & Zain, J. (2024). The Effect of Using Different Bait on the Catch of Mangrove Crabs (Scylla sp) on Bubu Payung Fishing Equipment in Sapat Village , Indragiri Hilir Regency, Riau, Indonesia. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 29(2), 171–176.

Murniati, D. C. (2010). Keanekaragaman Uca spp. dari Segara-Anakan, Cilacap, Jawa Tengah sebagai Pemakan Deposit. Fauna Indonesia, 9(1), 19–23.

Natania, T., Herliany, N. E., & Kusuma, A. B. (2017). Struktur Komunitas Kepiting Biola (Uca spp.) di Ekosistem Mangrove Desa Kahyapu Pulau Enggano. Jurnal Enggano, 2(1), 11–24. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.11-24

Odum, E. P. (1993). Dasar-dasar Ekologi Edisi 3. Gadjah Mada University Press.

Odum, E. P. (1996). Dasar-dasar Ekologi. Gadjah Mada University Press.

Pratiwi, R. (2014). Karakteristik Morfologi Kepiting Mangrove Uca spp (Crustacea: Decapoda: Ocypodidae). Oseana, 39(2), 23–32.

Pratiwi, R., & Astuti, O. (2012). Biodiversitas Krustasea (Decapoda, Brachyura, Macrura) dari Ekspedisi Perairan Kendari 2011. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 17(1), 8–14.

Sari, E., Idiawati, N., & Minsas, S. (2021). Komposisi dan Struktur Komunitas Kopepoda di Muara Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Jurnal Biologica Samudra, 3(1), 54–66. https://doi.org/10.33059/jbs.v3i1.3245

Sari, I. P., Prayogo, H., & Burhanuddin. (2018). Keanekaragaman Jenis Kepiting Biola di Hutan Mangrove Mempawah Mangrove Park Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 6(4), 921–932.

Septiani, M., Mulyani, Y., Riyantini, I., & Prihadi, D. J. (2019). Pengaruh Kondisi Mangrove terhadap Kelimpahan Kepiting Biola (Uca sp.) di Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan, 10(1), 84–91.

Sulaeman, D., Nurruhwati, I., Hasan, Z., & Hamdani, H. (2020). Spatial Distribution of Macrozoobenthos as Bioindicators of Organic Material Pollution in the Citanduy River, Cisayong, Tasikmalaya Region, West Java, Indonesia. Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, 9(1), 32–42. https://doi.org/10.9734/ajfar/2020/v9i130152

Supraygogi, D., Siburian, J., & Hamidah, A. (2014). Keanekaragaman Kepiting Biola (Uca spp.) di Desa Tungkal I Tanjung Jabung Barat. Biospecies, 7(1), 22–28. https://doi.org/10.22437/biospecies.v7i1.1493

Downloads

Additional Files

Published

2025-08-31

Issue

Section

Articles