Struktur Komunitas Mangrove di Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat

Authors

  • Rindu Rembulan Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Ikha Safitri Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Mega Sari Juane Sofiana Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v4i2.95770

Keywords:

mangrove, Desa Jeruju Besar, struktur komunitas, keanekaragaman

Abstract

Desa Jeruju Besar memiliki luas kawasan hutan 1.980,80 ha dengan luas kawasan mangrove sebesar 28,812 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove di kawasan mangrove Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025 dengan metode sistematik untuk menentukan titik Stasiun. Pengamatan dilakukan pada 3 Stasiun, setiap Stasiun terdapat 3 plot dengan ukuran 10×10 m mengikuti garis transek yang ditempatkan sejajar dengan jarak antar plot 10 m. Terdapat 4 spesies mangrove yang ditemukan di kawasan mangrove Desa Jeruju Besar terdiri dari Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata dan Nypa fruticans. Avicennia alba merupakan spesies dengan nilai INP tertinggi pada semua tingkatan pertumbuhan. Nilai keanekaragaman mangrove diseluruh Stasiun tergolong rendah (H"™ < 10), yang mengindikasikan rendahnya variasi jenis pada komunitas mangrove. Kerapatan mangrove Nypa fruticans tergolong padat, hal ini menunjukkan ekosistem mangrove di Desa Jeruju Besar masih didominasi oleh beberapa spesies tertentu dengan distribusi yang belum merata.

References

Ariani, E., Ruslan, M., Kurnain, A., & Kissinger. (2016). Analisis Potensi Simpanan Karbon Hutan Mangrove di Area Pt. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk P 12 Tarjun. EnviroScienteae, 12(3), 312–329. https://doi.org/10.20527/es.v12i3.2456

Cahyaningrum, W. (2024). Tutupan Lahan Mangrove Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(2), 146–159. https://doi.org/10.31571/sosial.v10i3.6875

Damastuti, E., Groot, R. de, Debrot, A. O., & Silvius, M. J. (2022). Effectiveness of community-based mangrove management for biodiversity conservation: A case study from Central Java, Indonesia. Trees, Forests and People, 7, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.tfp.2022.100202

Ernikawati, E., & Sandalayuk, D. (2024). Analisis Indeks Nilai Penting Hutan Mangrove Bulalo Gorontalo Utara. Makila, 18(2), 215–229. https://doi.org/10.30598/makila.v18i2.13256

Fitria, L., Fitrianingsih, Y., & Jumiati. (2020). Penerapan Teknologi Penanaman Mangrove di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 126–135. https://doi.org/10.20956/pa.v4i2.7613

Irpan, F. B., Manurung, T. F., & Muflihati. (2017). Komposisi dan Struktur Vegetasi Penyusun Zonasi Hutan Mangrove Tanjung Prapat Muda-Tanjung Bakau Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Hutan Lestari, 5(1), 104–112.

Kepel, T. L., Suryono, D. D., Ati, R. N. A., Salim, H. L., & Hutahaean, A. A. (2017). Nilai Penting dan Estimasi Ekonomi Simpanan Karbon Vegetasi Mangrove di Kecamatan Kema, Sulawesi Utara. Jurnal Kelautan Nasional, 12(1), 19–26. https://doi.org/10.15578/jkn.v12i1.6170

Kusmana, C. (2015). Makalah Utama: Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas) sebagai Elemen Kunci Ekosistem Kota Hijau. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(8), 1747–1755. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010801

Muhardianshah, Kushadiwijayanto, A. A., & Nurrahman, Y. A. (2021). Struktur Pola Vegetasi Mangrove di Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Laut Khatulistiwa, 4(1), 56–63. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v4i1.44900

Parmadi, E. H. J. C., Dewiyanti, I., & Karina, S. (2016). Indeks Nilai Penting Vegetasi Mangrove di Kawasan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unsyiah, 1(1), 82–95.

Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.35/Menhut-II/2010 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.32/Menhut-II/2009 tentang Tata Cara Penyusunan Teknik Rehabilitasi Hutan dan Lahan DAS. (2010). Ditetapkan pada 2 Agustus 2010, diundangkan 5 Agustus 2010.

Prihadi, D. J., Riyantini, I., & Ismail, M. R. (2018). Pengelolaan Kondisi Ekosistem Mangrove dan Daya Dukung Lingkungan Kawasan Wisata Bahari Mangrove di Karangsong Indramayu. Jurnal Kelautan Nasional, 13(1), 53–64. https://doi.org/10.15578/jkn.v1i1.6748

Renta, P. P., Pribadi, R., Zainuri, M., Angraini, M., & Utami, F. (2016). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Mojo Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Enggano, 1(2), 1–10.

Utomo, B., Budiastuty, S., & Muryani, C. (2017). Strategi Pengelolaan Hutan Mangrove di Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2), 117–123. https://doi.org/10.14710/jil.15.2.117-123

Downloads

Published

2025-08-31

Issue

Section

Articles