Struktur Komunitas Fitoplankton di Pantai Pulau Datok Perairan Sukadana

Authors

  • Ria Fatriani Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Sukal Minsas Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Syarif Irwan Nurdiansyah Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v4i3.95836

Keywords:

phytoplankton, community, bioindicator, Datok Island, West Kalimantan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton di perairan Pantai pulau Datok, Sukadana. Penelitian dilakukan pada empat stasiun yang mewakili karakteristik lingkungan berbeda. Pengambilan sampel fitoplankton menggunakan plankton net, sedangkan parameter lingkungan seperti suhu, pH, kecerahan air, kecepatan arus, nitrat, dan fosfat diukur secara in-situ dan ex-situ. Hasil menunjukkan total 61 genus dari 8 divisi dan 10 kelas fitoplankton, dengan kelas Bacillariophyceae mendominasi di semua stasiun. Indeks keanekaragaman (H’) berkisar antara 1,117-3,250, keseragaman (E) 0,343-0,840, dan dominansi (C) 0,055-0,388. Kepadatan tertinggi dicatat di Stasiun I yang memiliki kandungan nitrat tertinggi. Kecepatan arus terbukti berpengaruh negatif terhadap kelimpahan fitoplankton. Komunitas fitoplankton di Pantai Pulau Datok menunjukkan potensi sebagai bioindikator kondisi lingkungan perairan.

References

American Public Health Association (APHA). (2005). Standart Methods for the Examination of Water and Waste Water (21th editi). American Public Health Association.

Astriana, B. H., Putra, A. P., & Junaidi, M. (2022). Kelimpahan Fitoplankton sebagai Indikator Kualitas Perairan di Perairan Laut Labangka Kabupaten Sumbawa. Jurnal Perikanan, 12(4), 710–721.

Boyd, C. E. (2000). Bacteria, Phytoplankton, and Water Quality BT - Water Quality: An Introduction. In C. E. Boyd (Ed.), Water Quality (pp. 129–155). Springer US. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4485-2_9

Diniariwisan, D. dan Rahmadani, T. B. C., 2023, Kondisi Kelimpahan Dan Struktur Komunitas Fitoplankton Di Perairan Pantai Senggigi Kabupaten Lombok Barat, Jurnal Perikanan, 13 (2):387-395.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius.

Jusmaidin. (2018). Struktur Komunitas Fitoplankton sebagai Salah Satu Indikator Kesuburan Perairan di Kawasan Hutan Mangrove Mamburungan Kota Tarakan [Universitas Borneo Tarakan]. https://repository.ubt.ac.id/repository/JUSMAIDIN_14101020010.pdf

Krebs, C. J. (1989). Ecological methodology. Harpercollins College Div.

Mackenthun, K. M. (1969). The practice of water pollution biology. In United States Department of The Interior. Federal Water Pollution Control Administration. Division of Technical Support.

Muahirin, R., Subhan, R. Y., & Verdian, A. H. (2023). Pengaruh Salinitas Berbeda terhadap Kultur Pakan Alami Thalassiosira sp. Skala Intermediet. Jurnal Perikanan Terapan, 4(1), 20–26. https://jurnal.polinela.ac.id/index.php/PERANAN

Odum, E. P. (1993). Dasar-dasar Ekologi Edisi 3. Gadjah Mada University Press.

Putriningtias, A., Bahri, S., Faisal, T. M., & Harahap, A. (2021). Kualitas Perairan di Daerah Pesisir Pulau Ujung Perling, Kota Langsa, Aceh. Habitus Aquatica: Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management, 2(2), 95–99.

Rahmah, N., Zulfikar, A., & Apriadi, T. (2022). Kelimpahan Fitoplankton dan Kaitannya dengan Beberapa Parameter Lingkungan Perairan di Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Journal of Marine Research, 11(2), 189–200. https://doi.org/10.14710/jmr.v11i2.32945

Samudera, L. N. G., Widianingsih, & Suryono. (2021). Struktur Komunitas Fitoplankton dan Parameter Kualitas Air di Perairan Paciran, Lamongan. Journal of Marine Research, 10(4), 493–500. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i4.31663

Silitonga, N. (2021). Analisis Temporan Total Suspended Solid (TSS) terhadap Perubahan Luas Mangrove di Pesisir Jabon, Sidoarjo Menggunakan Machine Learning Google Earth Engine. Universitas Brawijaya.

Sofyan, D. A., & Zainuri, M. (2021). Analisis Produktivitas Primer Dan Kelimpahan Fitoplankton Di Perairan Estuari Daerah Bancaran Kecamatan Kota Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 2(1), 47–52.

https://doi.org/10.21107/juvenil.v2i1.9824

Tarigan, G. E., Pertami, N. D., & Dewi, A. P. W. K. (2025). Struktur Komunitas Plankton di Perairan Pulau Penyu, Tanjung Benoa, Bali. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 21(1), 67–76.

Wardhani, S. D., Suryo, A. A. D., Atmodjo, W., Indrayanti, E., & Rochaddi, B. (2021). Pengaruh Arus terhadap Sebaran Horizontal Suhu dan Salinitas pada 3 Kedalaman yang Berbeda di Perairan Samudera Hindia Bagian Selatan Pulau Jawa. Indonesian Journal of Oceanography, 3(2).

Yusuf, M., Muliadi, & Minsas, S. (2019). Komposisi dan Struktur Komunitas Fitoplankton di Estuari Sungai Mempawah, Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v2i1.29933

Zainal, Kushadiwijayanto, A. A., Safitri, I., & Sofiana, M. S. J. (2023). Community of Phytoplankton as Aquatic Quality Bioindicator in Teluk Melanau Waters Lemukutan Island West Kalimantan. Jurnal Ilmiah PLATAX, 11(2), 455–472. https://doi.org/10.35800/jip.v11i2.49229

Downloads

Published

2026-01-04

Issue

Section

Articles