Struktur Komunitas Gastropod di Kawasan Mangrove Desa Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya

Authors

  • Vega Nadianti Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Sukal Minsas Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura
  • Yusuf Arief Nurrahman Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jose.v4i3.96093

Keywords:

gastropods, mangrove, diversity, environmental parameters.

Abstract

Kawasan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung keanekaragaman hayati. Salah satu organisme yang hidup di kawasan ini adalah gastropoda, yang berfungsi sebagai pengurai dan indikator ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur komunitas gastropoda serta keterkaitannya dengan parameter lingkungan di kawasan mangrove Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya. Pengumpulan data dilakukan pada lima stasiun dengan metode kuadrat transek berukuran 1x1 meter. Parameter lingkungan yang diamati meliputi suhu tanah, pH tanah, salinitas, pH air, dan fraksi tanah. Hasil identifikasi menunjukkan tujuh spesies gastropoda dari lima famili, dengan spesies dominan Neritina violacea. Kepadatan tertinggi ditemukan pada stasiun yang memiliki substrat lempung berpasir dan vegetasi mangrove rapat. Nilai indeks keanekaragaman berada pada kategori rendah hingga sedang. Faktor lingkungan seperti suhu dan pH tanah, serta tekstur substrat, memengaruhi distribusi spesies. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan mangrove sebagai habitat alami gastropoda.

References

Anggraini, R., Syarial, Karlina, I., Mariati, W., Saleky, A., & Leni, Y. (2021). Uji Gastropoda Famili Neritidae sebagai Bioindikator terhadap Status Kesehatan hutan mangrove Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia. Acta Aquatica, 8(1), 49–55. Acta Aquatica: Aquatic Science Journal, 8(1), 49–55.

Anggreiny, R., Pratiwi, F. D., & Farhaby, A. M. (2025). Hubungan Bahan Organik dengan Keberadaan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Desa Riding. Jurnal Laut Khatulistiwa, 8(1), 10–23. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v8i1.86016.

Carpenter, K. E., & Niem, V. H. (1998). The Living Marine Resources of the Western Central Pacific. FAO.

Emelda, C., Suprianto, & Ali, S. M. (2017). Tingkat Akumulasi Merkuri (Hg) Pada Organ Tubuh Kelas Gastropoda Di Kawasan Perairan Sungai Sikulat Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Edubio Tropika, 5(1), 21–26.

Ernawati, L., Anwari, M. S., & Dirhamsyah, M. (2019). Keanekaragaman Jenis Gastropoda pada Ekosistem Hutan Mangrove Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Jurnal Hutan Lestari, 7(2), 923–934. https://doi.org/10.26418/jhl.v7i2.34561.

Fitriana, N., & Mufida, M. (2024). Pengukuran Kadar Keasaman (pH) pada Budidaya Ikan Lele di Desa Lumbangsari Kecamatan Bululawang Kota Malang sebagai Metode Alternatif untuk Mencegah Tumbuhnya Bakteri Patogen. Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 5(1), 55–64.

Heryanto. (2013). Keanekaragaman dan kepadatan gastropoda teresterial di perkebunan Bogorejo Kecamatan Gedongataan Kabupaten Pesaweran Provensi Lampung. Zoo Indonesia, 22(1), 23–29.

Honen, M. Y., Minsas, S., & Helena, S. (2023). Keragaman Gastropoda di Kawasan Ekowisata Mangrove Telok Berdiri Sungai Kupah Kubu Raya Kalimantan Barat. Jurnal Perikanan, 13(4), 1243–1254.

Kano, Y., Chiba, S., & Kase, T. (2002). Major adaptive radiation in neritopsine gastropods estimated from 28S rRNA sequences and fossil records. Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences, 269(1508), 2457–2465. https://doi.org/10.1098/rspb.2002.2178.

Krebs, C. J. (1989). Ecological methodology. Harpercollins College Div.

Muhardianshah, Kushadiwijayanto, A. A., & Nurrahman, Y. A. (2021). Struktur Pola Vegetasi Mangrove di Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Laut Khatulistiwa, 4(1), 56–63. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v4i1.44900.

Nybakken, J. W. (1988). Biologi Laut. Jakarta: Gramedia.

Odum, E. P. (1993). Dasar-dasar Ekologi Edisi 3. Gadjah Mada University Press.

Odum, E. P., & Berrett, G. W. (2005). Fundamentals of ecology. Belmont: Brooks/Cole Cengage Learning.

Olivia, N. P. (2019). Struktur Komunitas Gastropoda di Zona Intertidal Kawasan Ekosistem Mangrove Perairan Tambaan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Skripsi. Universitas Brawijaya.

Rahmandhani, S. R. (2020). Struktur Komunitas Makrozoobentos pada Ekosistem Lamun di Perairan Pantai Putri Menjangan, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Skripsi. Universitas Brawijaya.

Rahmasari, T., Purnomo, T., & Ambarwati, R. (2015). Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda di Pantai Selatan Kabupaten Pamekasan, Madura. Biosaintifika; Journal of Biology & Biology Education, 7(1), 48–54. https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v7i1.3535.

Sari, A., Aritonang, A. B., & Helena, S. (2020). Kelimpahan dan Keanekaragaman Gastropoda di Kawasan Mangrove Desa Bakau Besar Laut Kabupaten Mempawah. Jurnal Laut Khatulistiwa, 3(3), 97. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v3i3.42918.

Sianu, N. E., Sahami, F. M., & Kasim, F. (2014). Keanekaragaman dan Asosiasi Gastropoda dengan Ekosistem Lamun di Perairan Teluk Tomini. II. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/nike/article/view/1272.

Suin, N. M. (2003). Ekologi Hewan Tanah (Cetakan 2). Bumi Aksara.

Trimadhona, P. S., Darwati, H., & Latifah, S. (2022). Keanekaragaman jenis gastropoda di hutan mangrove telok berdiri desa sungai kupah kabupaten kubu raya. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 1(4), 1219–1227.

Wendri, Y., Nurdin, J., & Zakaria, I. J. (2019). Komunitas dan Preferensi Habitat Gastropoda pada Kedalaman Berbeda di Zona Litoral Danau Singkarak Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Metamorfosa, 6(1), 67–74.

Zulheri, D., Irawan, H., & Muzahar. (2014). Pada Ekosistem Mangrove Dan Lamun. Skripsi. Universits Maritim Raja Ali Haji, Tanjung Pinang., 1, 1–11.

Downloads

Published

2026-01-04

Issue

Section

Articles