Etnomatematika Pada Budaya Masyarakat Dayak Perbatasan Indonesia-Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpmipa.v2i1.2180Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap etnomatematika yang dipraktekkan oleh masyarakat Dayak di perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kalimantan Barat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan studi eksplorasi dengan pendekatan interpretivisme dan metode interpretative understanding. Objek penelitian ini adalah aktivitas-aktivitas masyarakat Dayak dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Warga masyarakat Dayak perbatasan Kalimantan Barat yang mengetahui, memahami, serta terampil dalam memproduksi karya budaya dan mengetahui seluk beluk adat istiadat masyarakat setempat dipilih sebagai sumber data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika digunakan oleh masya-rakat ketika mereka melakukan aktivitas melakukan berbagai upacara adat, menenum kain, menganyam tikar. Meskipun masyarakat tidak paham matematika, namun mereka menerapkan konsep matematika (geometri) yang rumit diterapkan pada motif-motif anyamannya.
Kata kunci : etnomatematika, budaya masyarakat dayak
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License