KEMAMPUAN CALON GURU BIOLOGI MEMBUAT PERANGKAT PENILAIAN BERBASIS KURIKULUM 2013
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpmipa.v9i2.25844Abstract
ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan calon guru biologi membuat perangkat penilaian berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan subyek penelitian calon guru biologi yaitu mahasiswa yang mengambil mata kuliah micro teaching (PPL-1) semester genap tahun ajaran 2016/2017 pada program studi Pendidikan Biologi berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan membuat perangkat penilaian berbasis kurikulum 2013. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan tahapan: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru biologi mampu membuat perangkat penilaian berbasis Kurikulum 2013 secara keseluruhan diperoleh rata-rata sebesar 71,08%. Secara rinci kemampuan membuat penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan berturut-turut adalah 81,67%, 70,42%, dan 69,17%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan calon guru Biologi membuat perangkat penilaian berbasis Kurikulum 2013 tergolong baik.
Kata kunci: kemampuan, membuat perangkat penilaian
References
DAFTAR PUSTAKA
Anderson, L. W., dan Krathwohl, D. R. 2010. Kerangka Landasan Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen, terjemahan Agung Prihantoro. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Anwar, K., dan Hendra, H. 2011. Perencanaan Sistem Pembelajaran KTSP. Bandung: Alfabeta.
Camelia dan Chotimah U. 2012. Kemampuan Guru dalam Membuat Penilaian Domain Afektif pada Mata Pelajaran PKn di SMP Negeri Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Forum Sosial, Volume 5(2).
Djaali dan Muljono P. 2008. Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Fatmawati, Akhyar Z., dan Kiptiah M. 2012. Kemampuan Guru Melakukan Penilaian dalam Pembelajaran PKn di SMAN 1 Banjarmasin. Artikel Edisi 2(4). Online (http://portalgaruda.org/article.php?article=96031&val=5072, diakses Oktober 2017).
Hayat, B. 2008. Assessment Berbasis Kelas. Jakarta: Puspendik Depdiknas.
Kartowagiran, B dan Jaedun, A. 2016. Model Asesmen Autentik untuk Menilai Hasil Belajar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP); Implementasi Asesmen Autentik di SMP. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Volume 20 (2). Online (http://journal.uny.ac.id/index. php/jpep, diakses 9 Mei 2017).
Mardapi, D. 2012. Pengukuran Penilaian & Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 104 Tahun 2014 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Popham, W. J. 2009. Instruction that up measures up. Virginia: ASCD.
Setiadi, H. 2016. Pelaksanaan Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Volume 20 (2). Online (http://journal.uny.ac.id/index.php/jpep, diakses 9 Mei 2017).
Subroto, S. 1997. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, N. 2006. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudrajat, A. 2012. Penilaian Hasil Belajar Online. (http//akhmad sudrajad.wordpress.com/, diakses 6 April 2012).
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License