EKSPRESI MUSIKAL: KAJIAN TENTANG KARAKTERISTIK PERMAINAN MUSIK SAXOPHONE PADA LAGU AKSI KUCING DI GRUP MUSIK KERONCONG TENGGARA
DOI:
https://doi.org/10.26418/tacet.v1i1.59578Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk ekspresi musikal yang dikaji dan disajikan melalui karakteristik permainan saxophone pada lagu Aksi Kucing oleh grup musik Keroncong Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis analisis isi (konten) serta dilakukan pendekatan penelitian deskriptif. Tahapan dalam metode penelitiain dimulai dari pengadaan data, penyeleksian data, analisis data, inferensi penelitian, dan validitas serta reliabilitas data. Hasil penelitian adalah bahwa ekspresi musikal yang disajikan melalui karakteristik permainan saxophone terbagi atas jenis lagu yang dibawakan dan karakteristik permainan saxophone pada lagu Aksi Kucing. Jenis lagu yang dibawakan merupakan jenis keroncong langgam dengan penggubahan pada tempo yang cepat dan nuansa jazz melalui permainan saxophone. Karakteristik permainan saxophone melihat pada bentuk melodi lagu yang dibawakan dengan mengadopsi motif dengan pengembangan nuansa jazz, improvisasi yang kental dengan motif blues dan jazz pada bagian interlude, dinamika yang mencakup seluruh unsur musik dari mezzo forte hingga forte dalam bagian syncopation, serta aspek pendukung seperti gerak, suara, dan rupa yang merepresentasikan makna lagu Aksi Kucing dapat dibawakan sesuai dengan karakter permainan saxophone.
Kata kunci: ekspresi musikal, saxophone, keroncong
References
REFERENCES
Andarningtyas, N. (2014). Riwayat Keroncong Masa Ini. https://www.antaranews.com/berita/460767/riwayat-keroncong-masa-ini
Banoe, P. (2003). Kamus Musik. Kanisius.
Boersen, R. (2008). Musical Expression Exploring A Virtual Analogy Of Interactive Performance. Institute of Sonology.
Darini, R. (2012). Keroncong: Dulu dan Kini. Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah UNY, 6(1), 28. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/moz.v6i1.3875
Ganap, V. (2006). Pengaruh Portugis pada Musik Keroncong. Harmonia, VII, 1–8.
Jamalus. (1988). Pengajaran Musik Melalui Pengalaman Musik. PT Rineka Cipta.
Propheter, D. (2022). The Saxophone in Classical and Popular Music (Honors). Spring. https://digitalcommons.iwu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1016&context=music_papers
Sumardjo, J. (2000). Filsafat Seni. Penerbit ITB.
Zandra, Rully, A. (2019). Keroncong Gaya Keempat (Kajian Bentuk dan Gaya Penyajian). Journal of Art, Design, Art Education And Culture Studies, 4(1), 41.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal TACET

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.