PERGESERAN FUNGSI TARI BUJANG LANYO DI DESA SEBONGKUH KECAMATAN KEMBAYAN KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/tacet.v4i2.99842Keywords:
Pergeseran Fungsi, Fungsi Tari, Tari Bujang LanyoAbstract
Penelitian ini membahas tentang pergeseran fungsi tari Bujang Lanyo yang ada di desa Sebongkuh, kecamatan Kembayan, kabupaten Sanggau mengenai perubahan yang terdapat didalam tari Bujang Lanyo akibat pergeseran fungsi, masalah yang ditemukan dalam adalah tarian ini hanya ditampilkan pada ritual bayar niat yang sudah jarang dilaksanakan, Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pergeseran fungsi tari Bujang Lanyo dan faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan bentuk kualitatif melalui pendekatan etnokoreologi. Lokasi penelitian dilakukan di desa Sebongkuh, kecamatan Kembayan, kabupaten Sanggau. Sumber data dalam penelitian ini adalah Antonius Irwan.B, Anastasia Minot, dan antonius Ajo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi, klasifikasi dan display data. Hasil dari pembahasan a) Struktur penyajian Ritual Bayar Niat pada suku Dayak Bih Nangeuh di desa Sebongkuh kecamatan Kembayan kabupaten Sanggau, b) Fungsi Ritual tari Bujang Lanyo, c) Fungsi Pertunjukan tari Bujang Lanyo, d) Faktor-faktor penyebab bergesernya fungsi tari Bujang Lanyo, e) Pergeseran Fungsi tari Bujang Lanyo, f) Upaya Pelestarian tari Bujang Lanyo di desa Sebongkuh kecamatan Kembayan kabupaten Sanggau.References
Aditya, M. C. P., Satrianingsih, A. R. O., & Aria Widyatama, Z. (2024). Kajian Pragmatik Dalam Pertunjukan Tari Bubu di Desa Sandai Kiri, Kabupaten Ketapang. Innovative: Journal of Social Science Research, Vol. 4, No. 1, hlm. 3049–3059
Echi, J. Y., (2021). Analisis melodi vokal belenggang dalam upacara bayar niat pada masyarakat Dayak belangin didesa Pakuraya kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-taqaddum, 8(1), 21-46.
Narawati, T. (2013, November). Etnokoreologi: Pengkajian tari etnis & kegunaannya dalam pendidikan seni. In International Conference on Languages and Arts (pp. 70-74).
Sanjaya, H. W. (2015). Penelitian Pendidikan: Metode, Pendekatan, dan Jenis. Kencana.
Satrianingsih, A. R. O., Cantik Putri Aditya, M., Oktariani, D., & Patriantoro, P. (2023). Pengembangan video pembelajaran tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa SMA. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 21(2), 151–157.
Sofyan, A. M., & Narawati, T. (2023). Kajian Etnokoreologi Tari Anomsari Di Studio Tari Indra Bandung. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(03), 416-426.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpresif, interaktif dan konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marta Yana Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.