Tingkat Kenyamanan Hunian Berdasarkan Kondisi Fisik Rusunawa Blok A dan Blok B Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/uniplan.v2i1.45887Keywords:
tingkat kenyamanan, kondisi fisik, persepsi, rumah susunAbstract
Usaha pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan di kota "“ kota besar dengan tingkat kepadatan yang tinggi adalah dicanangkannya kebijakan pembangunan rumah susun. Tujuan pembangunan rumah susun adalah memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menciptakan lingkungan yang selaras dan seimbang. Namun demikian, kendala yang dihadapi dalam pembangunan rumah susun adalah kualitas bangunan berada di bawah standar serta penyediaan sarana dan prasarana kurang seimbang. Salah satu rumah susun di Kota Pontianak adalah Rumah Susun yang terletak di Kelurahan Sui Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kenyamanan hunian berdasarkan kondisi fisik rumah susun. Metode yang digunakan dalam mencapai sasaran penelitian ini adalah dengan teknik observasi dan penyebaran kuesioner. Metode analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu penilaian observatif guna mengidentifikasi kondisi fisik hunian rumah susun, analisis skoring untuk mengidentifikasi persepsi penghuni terhadap kondisi fisik rumah susun dan untuk mengetahui kategori tingkat kenyamanan hunian rumah susun. Hasil penelitian menunjukkan nilai tingkat kenyamanan hunian berdasarkan kondisi fisik rusunawa adalah 8 yang masuk dalam kategori nyaman.References
Badan Pusat Statistik. Kota Pontianak Dalam Angka. Tahun 2019
Fredika Trivoni Bria, 2015, Tingkat Kenyamanan Hunian Berdasarkan Kondisi Fisik Rumah Susun Kuto Beda.
Kepmen Kesehatan No. 829/Menkes/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal
Kepmen Kimpraswil No.403/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah
Lily Mauliani, 2002, Rumah Susun Sebagai Alternatif Penyediaan Perumahan Bagi Masyarakat Golongan Menengah Bawah, Jurnal Arsitektur, Vol.1. No.Perdana
Luthfiah, 2010, Perubahan Bentuk dan Fungsi Hunian Pada Rumah Susun Pasca Penghunian, Jurnal Ruang, Vol.2. No.2. Hal.36
Sugiyono, 2011, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Penerbit : Alfabeta, Bandung, Hal.80,93,142,145-146
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with "UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning" agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)