Strategi Pengembangan Mempawah Mangrove Center (MMP) Kabupaten Mempawah Hilir
DOI:
https://doi.org/10.26418/uniplan.v2i1.45900Keywords:
kawasan wisata, mempawah mangrove center, strategi pengembanganAbstract
Mempawah Mangrove Center terletak di Jalan Gusti Sulung Lelanang, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Keunggulan yang dimiliki adalah hutan mangrove dengan spesifikasi kegiatan wisata berupa wisata alam. Luas untuk peruntukan wisata adalah 4 Ha dan luas hutan mangrove-nya dilihat dari perekaman Citra Google Earth adalah 51 Ha. MMP merupakan kawasan mangrove pertama yang dijadikan sebagai kawasan wisata alam, sehingga disebut sebagai penggerak berkembangnya wisata mangrove di Kalimantan Barat. Namun, masih terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi oleh MMP antara lain, aksi vandalisme, seperti mencoret, mengukir, dan mematahkan pohon mangrove, serta permasalahan kebersihan lingkungan seperti sampah baik yang dihasilkan oleh wisatawan maupun sampah pengaruh pasang surut air laut. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi pengembangan Mempawah Mangrove Center. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh bahwa MMP berada pada Kuadran I atau strategi S-O artinya posisi yang sangat menguntungkan. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi agresif dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam pengembangan kawasan wisata MMP. Adapun strategi pengembangan yang dapat dilakukan antara lain memperluas promosi wisata, meningkatkan kapasitas pengelola wisata, membentuk regulasi, membangun spot pendukung wisata, dan menjalin hubungan dengan kemitraan.
References
Asra, A., Irawan, P. B., Purwanto, A.(2015). Metode Penelitian Survei. Bogor. IN Media
Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif. Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta. Kencana Prenada Media
Schaduw, J. N. W. (2010). Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berbasis Mitigasi (Kasus Pulau-Pulau Kecil Taman Nasional Bunaken). Bogor. Institit Pertanian Bogor.
Marjayanti, A. (2020). Analisis Potensi Objek Wisata Mempawah Mangrove Park di Desa Pasir Kabupaten Mempawah
Morisan. (2015). Metode Penelitian Survei. Jakarta. Prenadamedia
Muhamad. (2013). Kapasitas Daya Dukung Fisik dan Lingkungan Optimal sebagai Daya Dukung Kepariwisataan Alam Yogyakarta Utara setelah Pascaerupsi Merapi 2010. Jurnal Kawistara. 3 (II), 117-226.
Noor, Y. R., Khazali, M., Suryadiputra, I. N. N. (2006). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Bogor.
Pemerintah Kabupaten Mempawah. (2016). Rancangan Rencana Induk Pariwisata Daerah Kabupaten Mempawah.
Rangkuti, F. (2018). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Soekadijo, R. G. (2000). Anatomi Pariwisata: Memahami Pariwisata sebagai “SistemicLinkageâ€. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama
Suryadana, M. L. (2013). Sosiologi Pariwisata: Kajian Kepariwisataan dalam Paradigma Intergratif-Transformatif menuju Wisata Spiritual. Bandung: Humaniora.
Wibisono, M. S. (2004). Pengantar Ilmu Kelautan. Jakarta: PT Gasindo.
Wibowo, A. S. (2001). Pariwisata, Ekowisata dan Lingkungan. Jakarta
Yuniarti, E., Soekmadi, R., Arifin, H. S., Noorachmat, B. P. 2018. Analisis Potensi Ekowisata Heart of Borneo di Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 8 (I), 44-54
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with "UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning" agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)