Kajian Literatur : Arahan Pengembangan Wilayah Berbasis Struktur Geologi Kawasan Di Pulau Belitung
DOI:
https://doi.org/10.26418/uniplan.v2i2.50028Keywords:
Struktur Geologi, Pengembangan Wilayah, Formasi Batuan.Abstract
Keberagaman di Indonesia merupakan pengaruh negara yang berbentuk kepulauan sehingga karakteristik geologi pada setiap wilayah akan berbeda, karena itu pengembangan di setiap wilayah akan berbeda. Pengembangan wilayah berbasis struktur geologi kawasan merupakan kajian dari pengembangan suatu wilayah dengan mengkaji struktur geologi yang terdapat pada kawasan tertentu. Perbedaan struktur geologi ini harus diperhatikan agar tidak terjadi ketidakcocokan, khususnya untuk pengembangan wilayah Pulau Belitung yang mulai tumbuh seiring dengan beralihnya kegiatan pertambangan ke kegiatan pariwisata sebagai prioritas pengembangan wilayah, khususnya di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
References
Aditya F. Putrananda, Mega F. Rosana, Kurnia A Fachrudin, A. S. (2019). Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran. 3(5), 312–323.
Basuki, K. (2019). Rencana Tata Ruang Wilayah Sebagai Arahan Spasial RPI2-JM. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. Retrieved from www.journal.uta45jakarta.ac.id
Darmawan, A., & Lastiadi, H. A. (2010). Geologi lingkungan dan fenomena kars sebagai arahan pengembangan wilayah perkotaan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, 1(1), 11–26. Retrieved from http://jlbg.geologi.esdm.go.id/index.php/jlbg/article/view/2
Hermawan, H., & Ghani, Y. A. (2018). Geowisata: Solusi Pemanfaatan Kekayaan Geologi yang Berwawasan Lingkungan. Jurnal Ekowisata Dan Geografi Pariwisata. https://doi.org/10.31227/osf.io/a5xd6
Juliansyah, Ratnawulan, & Fauzi, A. (2015). Pengaruh Temperatur Kalsinasi Terhadap Struktur Mineral Granit yang Terdapat di Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok. Pillar of Physics, 9, 9–16.
Matheus, R., Basri, M., Rompon, M. S., & Neonufa, N. (2017). Strategi Pengelolaan Pertanian Lahan Kering Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Nusa Tenggrara Timur. Partner, 22(2), 529. https://doi.org/10.35726/jp.v22i2.246
Samli, A. (2012). Analisis Pengembangan Kota Berdasarkan Kondisi Fisik Wilayah Kota Masohi Ibukota Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Plano Madani, I(1), 74–85.
Sumber Buku :
Baharudin & Sidharto, 1995. Peta Geologi Lembar Belitung, Sumatra, Skala 1 : 250.000, Bandung : Pusat Penelitian Pengembangan Geologi,
Humas Pemkab Belitung. (2013). Potret Belitung. Tanjungpandan: PT. Adhi Cipta Arthapura
Husin Abdullah, Husnial. (1981). Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI di Bangka Belitung. Jakarta: PT. Karya Unipress
Sumber Gambar :
https://bappeda.belitungkab.go.id/Peta RTRW Kabupaten Belitung
www.indonesia geospasial.com/Peta Geologi Lembar Belitung, Sumatera
https://jdih.belitungtimurkab.go.id/Peta RTRW Kabupaten Belitung Timur
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with "UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning" agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)