Ketersediaan Prasarana Persampahan Kabupaten Hulu Sungai Selatan
DOI:
https://doi.org/10.26418/uniplan.v4i1.61973Keywords:
Sampah, Kebutuhan Prasarana Persampahan, PendudukAbstract
Ketersediaan prasarana persampahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sangat penting untuk mengatasi persoalan persampahan, maka dari itu dalam studi ini akan di bahas dan di analisis mengenai ketersediaan prasarana persampahan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. analisis ini akan berguna untuk menyesuaikan ketersediaan prasarana persampahan dengan banyaknya timbulan sampah untuk estimasi waktu sampai sepuluh (10) tahun kedepan. Dalam hal ini berdasarkan hasil analisis Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2041 yang memiliki jumlah penduduk 294.085 jiwa menunjukkan asumsi proyeksi persampahan pada tahun 2041 sekitar 161.746,75 ton. Dapat diketaui juga, kebutuhan sarana dan prasarana pengelolaan sampah pada tahun 2041 diprediksi sebanyak 65 unit berupa TPS untuk memenuhi ketersediaan prasarana persampahan guna mengatasi permasalahan persampahan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.References
, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN DALAM ANGKA. “KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN DALAM ANGKA 2022.†2022, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN DALAM ANGKA, vol. 4, no. 1, 2022, hal. 88– 100. Akbari, Dyta Nur, et al. “Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Persampahan Kontainer TPS di Kecamatan Pontianak Selatan.†Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, vol. 6, no. 3, 2019, hal. 1– 5. Andrianto, R. H., dan M. Damayant. “Teknik pwk.†Jurnal Teknik PWK, vol. 5, no. 1, 2017, hal. 51–57, doi:10.14710/tpwk.2022.33676. Badan Standardisasi Nasional. “SNI 19-3983-1995: Spesifikasi timbulan sampah untuk kota kecil dan kota sedang di Indonesia (Specification solid waste generation rates for large and small cities).†Sni 193983-1995, 1995, hal. 8. Hayuningrat, Mitha Aulia, dan Erina Rahmadyanti. “Analisis Kebutuhan Lahan Dan Sarana Prasarana Pengelolaan Sampah (Studi Kasus : TPA Ngegong Kota Blitar).†Jurnal Teknik Sipil, vol. 2, no. 1, 2021, hal. 54–64, doi:10.31284/j.jts.2021.v2i1.1872. Kahfi, Ashabul. “Tinjauan Terhadap Pengelolaan Sampah.†Jurisprudentie : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum, vol. 4, no. 1, 2017, hal. 12, doi:10.24252/jurisprudentie.v4i1.3661. Paramita, Diana, et al. “Kajian Pengelolaan Sampah Berdasarkan Daya Dukung dan Kapasitas Tampung Prasarana Persampahan Kota Depok.†Journal of Regional and Rural Development Planning, vol. 2, no. 2, 2018, hal. 104, doi:10.29244/jp2wd.2018.2.2.104-117. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012. “PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN.†PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN, 2012. SNI 03-1733-2004. “SNI 03-1733-2004 Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan.†Badan Standardisasi Nasional, 2004, hal. 1–58. Wulan, D., et al. “Pengkajian Penyediaan Sarana Prasarana Permukiman Berdasarkan Daya Dukung Pulau Giliyang.†Jurnal Permukiman, vol. 10, no. 2, 2015, hal. 68–77.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with "UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning" agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)