Potensi Indonesia dalam Upaya Transisi Ekonomi Hijau di Kawasan Asia Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.26418/uniplan.v4i2.70958Abstract
Negara-negara Asia Tenggara melalui KTT ASEAN ke-38 bersepakat untuk mempercepat transisi ekonomi hijau di kawasan sebagai upaya mengatasi perubahan iklim dan degradasi lingkungan hidup. Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam percepatan transisi ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Indonesia dalam upaya transisi ekonomi hijau di Asia Tenggara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 poin indikator dari 15 indikator ekonomi hijau (GEI) yaitu pendapatan nasional bruto (PNB), tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, tutupan lahan, dan energi terbarukan. Hasilnya adalah pada pilar sosial, pemerintah perlu memberikan fokus yang lebih karena meskipun angka kemiskinan cenderung memperlihatan penurunan, jumlahnya masih terbilang besar. Pada pilar ekonomi, PNB per kapita Indonesia memiliki angka yang cenderung naik dari tahun 2011-2022. Pada pilar lingkungan, Indonesia memiliki tutupan lahan yang sangat baikDownloads
Published
2023-09-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2023 Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with "UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning" agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)