Pola Aktivitas Pengunjung Sektor Informal pada Ruang Publik pasca Revitalisasi Alun-Alun Utara Kota Surakarta

Authors

  • Ahmad Miqdad Mu'afi Tasywiq
  • Afifah Rahmah
  • Murtanti Jani Rahayu

DOI:

https://doi.org/10.26418/uniplan.v6i1.89377

Keywords:

activity patterns, informal sector, public space

Abstract

Sektor informal memegang peranan penting dalam dinamika perkotaan, termasuk di Alun-Alun Utara Surakarta, yang memengaruhi pola aktivitas pengunjung berdasarkan waktu, lokasi, dan jenis usaha. Pasca revitalisasi, regulasi baru mengharuskan pelaku sektor informal untuk lebih tertib dan bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola aktivitas pengunjung sektor informal di Alun-Alun Utara Surakarta pasca revitalisasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan memanfaatkan teknik observasi pemetaan perilaku dan analisis kepadatan kernel untuk memahami dinamika interaksi antara pengunjung dan pelaku sektor informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola aktivitas dipengaruhi oleh waktu, lokasi, dan fungsi kawasan, dengan kepadatan tertinggi terjadi pada malam hari libur di zona timur Alun-Alun Utara Surakarta yang menjadi pusat kuliner setelah aktivitas sektor formal berhenti. Fenomena ini mencerminkan efisiensi pemanfaatan ruang publik melalui pembagian waktu dan ruang antara kedua sektor tersebut. Dengan demikian, revitalisasi Alun-Alun Utara telah meningkatkan kualitas estetika dan fungsional ruang publik, meskipun memerlukan adaptasi dari sektor informal.  

References

Azima, B. S. N., Yuniarman, A., & Puji Lestari, S. A. (2020). Strategi Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Berdasarkan Pola Aktivitas dan Pola Penyebarannya di Koridor Jalan Pejanggik Kecamatan Cakranegara. Jurnal Planoearth, 5(1), 14–19. https://doi.org/10.31764/jpe.v5i1.1873

Banks, N., Lombard, M., & Mitlin, D. (2020). Urban Informality as a Site of Critical Analysis. The Journal of Development Studies, 56(2), 223–238. https://doi.org/10.1080/00220388.2019.1577384

Brown, A., Lyons, M., & Dankoco, I. (2010). Street Traders and the Emerging Spaces for Urban Voice and Citizenship in African Cities. Urban Studies, 47(3), 666–683. https://doi.org/10.1177/0042098009351187

Canclini, N. G. (2019). A Culture of Informality. Urban Studies, 56(3), 488–493. https://doi.org/10.1177/0042098018782635

Carr, S., Francis, M., & Rivlin, L. (1991). Public Space. Cambridge University Press.

Gibson, B., & Flaherty, D. (2016). Juridical and Functional Informality: From Theory to Practical Policy. Margin: The Journal of Applied Economic Research, 10(4), 409–445. https://doi.org/10.1177/0973801016659729

Hantono, D., Sidabutar, Y. F. D., & Hanafiah, U. I. M. (2018). Kajian Ruang Publik Kota antara Aktivitas dan Keterbatasan. Langkau Betang, 5(2), 80–86.

Hartati, S., Karim, E., & Bayu, K. (2015). Structuring Models and Characteristics of Informal Sector Traders in Indonesia (Case Study in Informal Sector Jakarta City, Indonesia). Journal of Social and Development Sciences, 6(1), 24–31. https://doi.org/10.22610/jsds.v6i1.832

International Labour Office. (2016). Transition from the Informal to the Formal Economy Recommendation, 2015 (No. 204). International Labour Office.

Khairi, D. A., & Marsoyo, A. (2022). Sektor informal: peninjauan kembali dalam perspektif konseptual. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 17(2), 360–386. https://doi.org/10.20961/region.v17i2.47072

Latue, P. C., Manakane, S. E., & Rakuasa, H. (2023). Analisis Perkembangan Kepadatan Permukiman di Kota Ambon Tahun 2013 dan 2023 Menggunakan Metode Kernel Density. Blend Sains Jurnal Teknik, 2(1), 26–34. https://doi.org/10.56211/blendsains.v2i1.272

Lehmann, S. (2020). The Unplanned City: Public Space and the Spatial Character of Urban Informality. Emerald Open Research, 2, 16. https://doi.org/10.35241/emeraldopenres.13580.1

Lorato, T., Tadesse, T., Abebe Mamo, Y., & Getinet, B. (2023). The urban informal sector as a means of livelihood improvement among youth: Evidence from Hawassa city, Ethiopia. Cogent Economics & Finance, 11(1), 2185346. https://doi.org/10.1080/23322039.2023.2185346

Martokusumo, W. (2002). Revitalisasi Kawasan Kota Sebuah Catatan dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Kota. Info Urdi, 13.

Nazara, S. (2010). Ekonomi Informal di Indonesia: Ukuran, Komposisi dan Evolusi. ILO.

Pramudito, S., & Kurnial, B. T. (2020). Identifikasi Pola Aktivitas Pada Ruang Terbuka Publik Di Kampung Gampingan Kota Yogyakarta. Nature: National Academic Journal of Architecture, 7(2), 205–219. https://doi.org/10.24252/nature.v7i2a6

Rahmani, A. I., & Salsabiela, A. P. A. (2023). Proxemic : Interaksi Elemen Desain dan Pengguna Ruang Studi Kasus “Dialektika Café.†AGORA:Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti, 21(1), 41–48. https://doi.org/10.25105/agora.v21i1.15892

Ramachandran, R., & Sasidharan, S. (2021). Co-location of Formal and Informal Manufacturing and Firm’s Performance: Evidence from India. The Indian Economic Journal, 69(4), 600–613. https://doi.org/10.1177/00194662211040142

Sardjito, S. (2017). Transformasi Dampak Krisis Ekonomi ke Krisis Lingkungan Binaan oleh Sektor Informal. Jurnal Penataan Ruang, 12(1), 27. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v12i1.5222

Wahyu, T. (2023). Alun-alun Utara Keraton Solo Akan Direvitalisasi, Bagaimana Nasib PKL? DetikJateng.

Widihandoko, B., & Alie, M. M. (2013). Karakteristik Sektor Informal Pada Kerea Rel Listrik (Krl) Ekonomi (Rute: Jakarta-Bogor). Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(4), 1018–1028.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles