Pengujian Antibakteri Supernatan Isolat RNc17 yang Ditumbuhkan pada Beberapa Media Kultur terhadap Xanthomonas oryzae pv. oryzae Secara

Authors

  • Damianus Rajaki UNTAN
  • Fadjar Rianto Faperta UNTAN
  • Supriyanto Supriyanto Faperta UNTAN

DOI:

https://doi.org/10.26418/akha.v4i1.78996

Keywords:

Antagonis, bakterisida, daya hambat, supernatan, Xanthomonas oryzae

Abstract

Penyakit Hawar daun bakteri (HDB) (Bacterial Leaf Blight) atau dikenal pula dengan istilah penyakit "kresek, disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv.oryzae (Xoo). Pengendalikan penyakit HDB, masih mengandalkan pestisida sintetik dan ini dapat mencemari lingkungan, meningkatkan resistensi patogen dan matinya organisme bukan sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek bakterisida dari filtrat bakteri isolat RNc17 yang ditumbuhkan pada beberapa komposisi media kultur. Penelitian dilakukan selama 3 bulan di Laboratorium Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan ada 5 yang merupakan komposisi media tumbuh dan masing-masing diulang 3 kali. Perlakuan komposisi media tumbuh kultur isolat bakteri RNc17 meliputi B0 (LB ditambah Kloramfenikol), B1(LB), B2 (LB ditambah Suplemen), B3 (LB ditambah Suplemen dan NH4Cl), B4 (LB ditambah Suplemen dan Asam Glutamat). Variabel yang diamati efek bakterisida supernatan meliputi daya hambat, minimum inhibitor concentration dan minimum bacteridical concentration. Hasil penelitian menunjukan bahwa supernatan bakteri RNc17 yang dikulturkan pada Luria Bertani ditambah suplemen dan NH4Cl mempunyai kemampuan menghambat bakteri X.oo secara in vitro,dapat meningkatkan jumlah sel bakteri dan meningkatkan kualitas metabolit.

References

Awais, M., A. Pervez, S. Qayyum, M. Saleem. 2008. Effect of Glucose, Incubation Period and pH on The Production of Peptide Antibiotics by Bacillus pumilus. African J. Microbiol. Research. 2: 114- 119.

Cappuccino, J. G & Natalie, S. (2013). Manual Laboratorium biologi; alih bahasa, Nur Miftahurrahmah. Jakarta: EGC.

Djatnika, I., 1998. Pengaruh Pseudomonas fluorescens migula terhadap patogenisitas Fusarium oxsyporum Schelt pada tanaman Krisan. Hortikultura 8 (1): 1014-1020.

Fitri L., Yasmini Y., Fauziah A., Septian D. A., Suhartono. 2020. Characterization of BSL6 isolates isolated from honeybee hive and to determine its antibacterial activity. BIODIVERSITAS 21 (10): 4859-4865

Harti, S.A., 2015. Mikrobiologi Kesehatan. CV. ANDI OFFSET. Yogyakarta. pp. 3–5

Herlina L dan Silitonga T.S. 2011. Seleksi lapang ketahanan beberapa varietas padi terhadap infeksi hawar daun bakteri strain IV dan VIII. J Plasma Nutfah. 17(2):80–87.

Suryadi, B. F. dan Febrian, N. 2019. Aktivitas Antibakteri Bacillus yang Berasosiasi dengan Landak Laut di Pantai Mentigi, Lombok Barat. Biota : J. Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 15(3): 325–330.

Irianto K. 2007. Mikrobiologi: Menguak Dunia Mikroorganisme. CV. Yrama Widya. Bandung.

Munfaati P. N., Evie, R., Trimulyono G. 2015. Aktivitas Senyawa Antibakteri Ekstrak Herba Meniran (Phyllanthus niruri) terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae Secara in Vitro. LenteraBio 4(1): 64–71.

Lusi L., Dima R. H., Fatimawali, Lolo W. A. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. PHARMACON J. Ilmiah Farmasi. 5(2): 282-289.

Nurfitriani R., Krishanti N. P. R. A., Akhdiya A., Wahyudi A. T. 2016. Penapisan Bakteri Filosfer Penghasil Senyawa Bioaktif Anti Xanthomonas oryzae pv. oryzae Penyebab Penyakit Hawar Daun Bakteri pada Padi. J. Sumberdaya HAYATI 2(1): 19-24.

Rahayu A.T. 2015. Media Alternatif Untuk Pertumbuhan Bakteri Menggunakan Sumber Karbohidrat Yang Berbeda. Seminar Nasional XII Pendidikan Biology FKIP UNS 2015.

Suparyono S., dan Suprihanto. 2004. Pathotype profile of Xanthomoas campestris pv.oryzae,isolates from the rice ecosystem in Java. Indonesian J. Agric. Sci. 5(2): 63-69.

Surjowardojo P., Susilawati T., dan Sirait G. R. 2015. Daya Hambat Dekok Kulit Apel Manalagi (Malus sylvestrs Mill.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Pseudomonas sp. Penyebab Mastitis pada Sapi Perah. J. Ternak Tropika 16(2): 40-48.

Sutton, S. 2011. Measurement of Microbial Cells by Optical Density. J. Validation Technology [Winter 2011]: 46-49.

Zen, N. A. M., de Queljoe, E., Singkoh, M. (2015). Uji Bioaktivitas Ekstrak Padina australis Dari Pesisir Pantai Molas Sulawesi Utara Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. J Pesisir Laut Tropis 3(2): 34–40

Downloads

Published

2026-02-21