RESPON PERTUMBUHAN EDAMAME TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN BIOCHAR SEKAM PADI DI TANAH PMK

Authors

  • Dius Dius Agrotecnology study, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/akha.v4i1.90618

Keywords:

Kata Kunci, biochar sekam padi, edamame, pupuk kotoran ayam, tanah PMK, unsur hara

Abstract

Edamame memiliki peluang ekonomis yang besar untuk dibudidayakan karena prospek pasarnya yang menjanjikan. Budidaya tanaman edamame ini seringkali dihadapkan pada permasalahan unsur hara pada tanah  salah satunya PMK yaitu kesuburan tanah yang rendah, pH tanah masam, kandungan bahan organik rendah, kenejuhan basa kurang dari 35%, kejenuhan Al tinggi, KTK rendah, dan sangat peka terhadap erosi. Penggunaan bahan organik seperti pupuk kandang ayam dan biochar sekam padi, tidak hanya sebagai penambahan unsur hara, pupuk organik juga bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi yang terjadi pada pertumbuhan dan hasil tanaman edamame dengan pemberian  pupuk kotoran ayam dan biochar sekam padi pada berbagai dosis.  Penelitian dilaksanakan di  lahan yang terletak di Jl. Reformasi gg. Matematika, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2023 sampai dengan Januari 2024.

Penelitian menggunakan metode eksperimen  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kotoran ayam (A) dan faktor kedua adalah dosis biochar sekam padi (P) yang masing-masing terdiri dari 4 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali masing-msing terdiri dari 2 tanaman. Perlakuan dosis pupuk kotoran ayam yang dimaksud adalah: A0 =tanpa pupuk kotoran ayam; A1 = kotoran ayam 20 ton/ha; A2 = kotoran ayam 30 ton/ha; A3 = kotoran ayam 40 ton/ha, sedangkan perlakuan biochar sekam padi  yang dimaksud adalah P0 = tanpa biochar; P1 =  biochar 10 ton/ha; P2 = biochar 20 ton/ha ; P3 = biochar 30 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi: tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong bernas, polong hampa, dan berat polong. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam dan biochar sekam padi tidak menyebabkan interaksi pada semua variabel pengamatan, perlakuan pupuk kotoran ayam dengan dosis 30 ton/ha dapat meningkatkan hasil tanaman edamame, dan perlakuan biochar sekam padi dengan dosis 30 ton/ha dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman edamame.  

References

Bhoki, M., Jeksen, J., dan Darwin H. 2021. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). Jurnal Agriwiraloda, 4(2): 64–68.

Damanik, B. M. M., Bachtiar, E. H., dan Fauzi, H. 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press, Medan. 20-25.

Detuage, W., Azis, M. A., dan Nurmi, N. 2023. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Jurnal Lahan Pertanian Tropis, 2(1): 91–97.

Hendrianto, M.F., Suharjono, F. & Rahayu, S. 2017. Aplikasi Inokulasi rhizobium dan pupuk sp-36 terhadap produksi dan mutu benih kedelai (Glycine max (L.) Merrill) vardering. Agriprima: Journal of Applied Agricultural Science, 1(1), 86-94.

Khan, M. A., Khan, S., Shaheen, H., Hussain, F., & Khattak, M. 2017. Effect of organic manure on growth and yield of pea (Pisum sativum L.) in relation to phosphorus and potassium uptake. International Journal of Agriculture and Biology, 19(5), 1113-1119.

Lawrinenko, M., Laird, D.A, Johnson, R.L., Jing, D. 2016. Accelerated Aging of Biochars: Impact on Anion Exchange Capacity. Carbon. 103, 217-227. https://doi.org/10.1016/j.carbon.2016.02.096.

Lehmann, J., & Joseph, S. 2006. Biochar for environmental management: Science, technology and implementation. Earthscan Publications Ltd.

Luthfiatunsa, K., Agung N. & N. Azizah. 2019. Pengaruh kombinasi macam pupuk pada pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max L. Merr.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(7): 1362-1369.

Major, J., Rondon, M., Molina, D., Riha, S., & Lehmann, J. 2010. Maize yield and nutrition during 4 years after biochar application to a Colombian savanna oxisol. Plant and Soil, 333(1), 117-128.

Mustoyo, B., H. Simanjuntak dan Suprihati. 2013. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang terhadap Stabilitas Agregat Tanah pada Sistem Pertanian Organik. Journal Agric, 25(1), 51-57.

Ndaeyo, N. U., Udoh, D. J., & Eshiet, N. E. 2019. Organic manure: A key soil amendment for enhanced crop production in a changing climate. African Journal of Agricultural Research, 14(8), 444-452.

Nisak, S.K dan Supriyadi, S. 2019. Biochar Sekam Padi Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai di Tanah Salin. Jurnal Agroteknologi US, 3 (2), 2.

Oksilia dan Silahuddin, A. 2020. Pengaruh Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Mentimun Jepang (Cucumis sativus L.). Ilmu Pertanian Agronitas. 1(2), 25–32.

Prasetyo, Y., Djatmiko, H. dan Sulistyaningsih, N. 2014. Pengaruh Kombinasi Bahan Baku dan Dosis Biochar terhadap Perubahan Sifat Fisika Tanah Pasiran pada Tanaman Jagung (Zea mays L.). Berkala Ilmiah Pertanian. 1 (1): 1-5.

Santi, L.P., Dariah, A. dan Goenadi, D.H. 2008. Peningkatan kemantapan agregat tanah mineral oleh bakteri penghasil eksopolisakarida. Menara Perkebunan. 76, 92-102.

Sertua, H., Lubis, J. A., dan Marbun, P. 2014. Aplikasi Kompos Ganggang Cokelat (Sargassum polycystum) Diperkaya Pupuk N, P, K terhadap Inseptisol dan Jagung. Jurnal Online Agroekoteknologi. 2 (4): 1538 – 1544.

Sohi, S. P., Krull, E., Lopez-Capel, E., & Bol, R. 2010. A review of biochar and its use and function in soil. Advances in Agronomy, 105, 47-82.

Susanto, E., Listiawati, A., Meliau, K., Barat, K., & Nursery, M. 2022. Pengaruh Pemberian Bokashi Decanter Solid Dan Pupuk Magnesium Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit Di Main Nursery Pada Tanah Pmk. Sains Pertanian Equator, 11(4), 115–123.

Sutedjo, M. L. 2016. Pupuk dan Cara Pemupukan. RinekaCipta. Jakarta.

Suwandi, H., Sutrisno, T., & Basuki, N. 2016. Pengaruh pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada tanah berpasir. Jurnal Agronomi Indonesia, 44(1), 28-33.

Wahyuningsih, W. et al. 2017. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai (Glycine max) pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat. Biosfera. 33 (2), 66.

Widodo, K.H dan Zaenal. K. 2018. Pengaruh Kompos Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Jagung di Inceptisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 5 (2), 2549-9793.

Downloads

Published

2026-02-21