Respon Pertumbuhan dan Hasil Edamame terhadap Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan NPK pada Media Gambut
DOI:
https://doi.org/10.26418/akha.v3i1.91853Keywords:
Edamame, Gambut, NPK, PGPR, PupukAbstract
Edamame (Glycine max (L.) Merrill) merupakan kedelai asal Jepang yang populer sebagai bahan untuk sayur maupun cemilan. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai edamame di Kalimantan Barat dapat dilakukan dengan pemanfaatan media gambut. Gambut merupakan suatu ekosistem lahan basah yang dicirikan oleh adanya akumulasi bahan organik yang berlangsung dalam kurun waktu lama. Pemanfaatan tanah gambut untuk budidaya pertanian dihadapkan pada kendala tingkat kesuburan tanah, yaitu rendahnya unsur hara yang tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi konsentrasi PGPR dan dosis NPK terhadap pertumbuhan dan hasil Edamame yang terbaik pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan dilahan yang berlokasi di Jl, Reformasi, Gg. Struktur, kelurahan Bansir Laut, kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yang dimulai dari 09 November 2023 sampai dengan 14 Februari 2024. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah pola faktorial rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama yaitu pemberian PGPR yang terdiri dari 3 taraf, faktor kedua pemberian pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdapat 4 unit sampel, sehingga diperoleh 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah faktor pertama p1 = 100 ml/l, p2 = 150 ml/l, p3 =200 ml/l. Faktor kedua n1 = 100 kg/ha, n2 = 200 kg/ha, n3 = 300 kg/ha. Variabel peneltian meliputi : tinggi tanaman, jumlah cabang, volume akar, berat kering tanaman, berat kering akar, jumlah polong, dan berat polong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil edamame pada media gambut.
References
Adie, M. M., dan Krisnawati, A. (2013). Biologi Tanaman Kedelai: Teknik Produksi dan Pengembangan. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, hal. 45-73.
Aryani. I., dan Musbik. 2018. Pengaruh Takaran Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Caisim (Brassica juncea L) di Polibag. Jurnal Prospek Agroteknologi, 7 (1), 60-68.
Dewanti, A. S. R., Umarie, I., dan Wijaya, I. (2022). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Fospat dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame (Glycin Max (L.) Merrill).
Dinas TPH Provinsi Kalbar. (2023). Produksi Kedelai Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022. Pontianak : Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat
Firmansyah, I., Syakir, M., dan Lukman, L. (2017). Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk N,P dan K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung ( Solanum melonngena L.). Jurnal Hortikultura, 27(1), 69 – 78
Hapsoh., Wardati., dan Hairunisa. (2019). Pengaruh Pemberian Kompos dan Pupuk NPK Terhadap Produktivitas Kedelai (Glycine max (L.) Merril). Jurnal Agronomi Indonesia, 47(2), 149-155
Kartasapoetra, A. G. dan Sutedjo. (2005). Pupuk dan Cara Pemupukannya. Jakarta : Rineka Cipta
Khaerunnisa, A., Arifah, R., dan Adimiharja, S. A. (2015). Perbandingan Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Edamame (Glycine max L. Merr) pada berbagai dosis Pupuk Organik dan Pupuk Buatan. Jurnal Agronida 1(1),11-20
Pratama, A. R. (2019). Aplikasi Benzyl Amino Purine (BAP) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Terhadap Produksi Edamame (Glycine Max (L.) Merrill). Jurnal Agrowiralodra, 2 (1)
Pratiwi, F., Marlina dan Mariana. (2017). Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobakteria (PGPR) dari Akar Bambu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agrotropika Hayati, 4(2):1-7
Rosi, A., Roviq, M., dan Nihayati, E. (2018). Pengaruh Dosis Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kedelai (Glycine max (L) Merr.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(10), 2445-2452
Sipayung, P., Hutauruk, S., Purba, A. H., dan Sidauruk, L. (2023). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Hitam Malika (Glycine Soja, L.) terhadap Media Tanam Cocopeat -Topsoil dan Pupuk Fosfor. Jurnal Penelitian Ilmu Pertanian, 9(1)
Tauk, A. F., Darini, M., dan Zamroni. (2020). Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Edamame (Glycine max (L) Merill). Jurnal Ilmiah Agroust, 4(1), 9-24
Wanantari, F., Suroso, B., dan Wijaya, I. (2022). Potensi pemanfaatan PGPR dari akar bambu dan pemberian pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai damame (Glycine max (L) Merrill). Journal of Agricultural Sciences, 20(2)
Yusdian, Y., Minangsih, D.M., dan Herawati, D. (2023). Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk NPK (15:15:15) dan KCL Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril) Varietas Ryoko-75. Jurnal Agro Tatanen, 5 (1)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agustina -

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain the copyright and have full control over their own published scholarly work. This allows the scientific community to have free and immediate access to the content as soon as the work is published online. Authors grant us the right of first publication and dissemination of the articles.
Agro Khatulistiwa is an open-access journal in accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA 2.0) License that allows others to Share "” copy and redistribute the material in any medium or format; Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.