PENGARUH KOMBINASI ASAM HUMAT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING
DOI:
https://doi.org/10.26418/akha.v3i2.92001Keywords:
Asam humat, bawang merah, pupuk NPK, tanah PMKAbstract
Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan satu di antara komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi karena digunakan sebagai rempah dan penyedap rasa makanan maupun obat tradisional. Tanah PMK yang dimanfaatkan sebagai media tanam bawang merah memiliki kendala seperti tingkat kesuburan tanah rendah. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah PMK adalah dengan cara mengkombinasikan penggunaan asam humat dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi dosis asam humat dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kuburaya. Penelitian berlangsung dari tanggal 13 Mei 2024 "“ 14 Juni 2024. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor perlakuan kombinasi asam humat dan pupuk NPK yang terdiri dari 6 taraf, yaitu: P1 = Asam Humat 6 kg/ha+Pupuk NPK 125 kg/ha, P2 = Asam Humat 5 kg/ha+Pupuk NPK 150 kg/ha, P3 = Asam Humat 4 kg/ha+Pupuk NPK 175 kg/ha, P4 = Asam Humat 3 kg/ha+Pupuk NPK 200 kg/ha, P5 = Asam Humat 2 kg/ha+Pupuk NPK 225 kg/ha, P6 = Asam Humat 1 kg/ha+Pupuk NPK 250 kg/ha. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan per rumpun, berat basah umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis kombinasi asam humat dan pupuk NPK memberikan pengaruh yang sama terhadap semua variabel pengamatan. Tidak ditemukan dosis yang terbaik, tetapi dosis yang efektif yaitu kombinasi asam humat 6 kg/ha + NPK 125 kg/ha untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah PMK.
References
Ardi, Endarto. 2018. Bawang Merah : Teknik Budidaya dan Peluang Usahanya. Yogyakarta: Trans Ide Publishing.
BPS. 2019. Kalimantan Barat dalam Angka: Luas Lahan Menurut Penggunaan dan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat (Ha). Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.
BPS. 2022. Kalimanatan Barat dalam Angka: Produksi Tanaman Sayuran. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat
Lakitan, B. 2012. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali Press.
Lestari, R. H. S., dan Palobo, F. 2017. Pengaruh dosis pupuk npk terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah, kabupaten jayapura, papua. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 44(2): 163-169.
Mindari, W., Sasongko, P. E., & Syekhfani, S. 2022. Asam Humat Sebagai Amelioran dan Pupuk. Jawa Timur: UPN Veteran.
Pujiati, Primiani, N., dan Marheny, L. 2017. Budidaya Bawang Merah pada Lahan Sempit. Madiun: Universitas PGRI.
Purba, T, R. Situmeang, dan H. F. Rohman. 2021. Pemupukan dan Teknologi Pemupukan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Samadi, B. dan Cahyono, B., 2005. Bawang Merah Intensifikasi Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta.
Sipayung, O., Mariati, dan Meiriani. 2015. Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Dosis Pupuk Fosfat dan Asam Humat. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3(4):1399 – 1407
Suwandi, S., Sopha, G. A., & Yufdy, M. P. 2015. Efektivitas pengelolaan pupuk organik, NPK, dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Jurnal agroteknologi. Bandung
Wahyudi, A. I., dan Hasnelly, H. (2022). Pengaruh Pemberian Kompos Tkks Dan Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Varietas Sanren. Jurnal Sains Agro, 7(2), 165-183.
Widi dan Asianto, A. 2007. Mari Menanam Bawang Merah Bawang Bombay. Jakarta: Penebar Swadaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 threnadie ivancha purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain the copyright and have full control over their own published scholarly work. This allows the scientific community to have free and immediate access to the content as soon as the work is published online. Authors grant us the right of first publication and dissemination of the articles.
Agro Khatulistiwa is an open-access journal in accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA 2.0) License that allows others to Share "” copy and redistribute the material in any medium or format; Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.