Pengaruh Fungi Mikoriza Arbuskula Dan Pupuk Sp-36 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah pada Tanah Gambut
DOI:
https://doi.org/10.26418/akha.v4i1.97040Keywords:
Red chili, arbuscular mycorrhizal fungi, SP-36 fertilizer, peat soil, crop yieldAbstract
Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produktivitas tanaman ini masih tergolong rendah, terutama jika dibudidayakan pada lahan gambut yang memiliki karakteristik pH rendah dan ketersediaan unsur hara yang terbatas, khususnya fosfor (P). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman cabai merah adalah dengan pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) sebagai agen hayati yang bersimbiosis dengan akar tanaman, serta pemberian pupuk SP-36 sebagai sumber fosfor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi FMA dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada media tanah gambut. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan dua faktor perlakuan, yaitu FMA (tanpa dan dengan FMA) sebagai petak utama dan dosis pupuk SP-36 (100, 200, dan 300 kg/ha) sebagai anak petak. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan berat rata-rata per buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara FMA dan pupuk SP-36 menunjukkan hasil terbaik pada kombinasi FMA dengan dosis pupuk SP-36 100 kg/ha, yang mampu memberikan nilai tertinggi pada volume akar, berat kering tanaman, dan berat buah per tanaman. Hal ini membuktikan bahwa inokulasi FMA dapat meningkatkan efisiensi penyerapan unsur fosfor, sehingga penggunaan pupuk kimia dapat dikurangi tanpa menurunkan hasil produksi.References
Cahyani, F. (2020). Pengaruh pemberian pupuk kalium terhadap hasil buah cabai merah. Jurnal Agrikultura, 15(1), 42–49.
Octaviani, S. (2021). Peran fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hortikultura. Agrosains: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 102–110.
Permana, A., Hidayat, A., & Susanti, R. (2019). Efektivitas pupuk fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 4(3), 87–95.
Sari, N. M. (2021). Peranan mikoriza dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Agroteknologi, 13(2), 56–63.
Setyowati, R. (2019). Pengaruh fosfor terhadap kualitas buah cabai merah. Jurnal Produksi Tanaman, 7(2), 73–80.
Wirawan, W., Subandi, D., & Supijatno, H. (2015). Efektivitas fungi mikoriza arbuskula dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan. Jurnal Agrosains, 19(1), 66–73
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Otniel Aprindo Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain the copyright and have full control over their own published scholarly work. This allows the scientific community to have free and immediate access to the content as soon as the work is published online. Authors grant us the right of first publication and dissemination of the articles.
Agro Khatulistiwa is an open-access journal in accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA 2.0) License that allows others to Share "” copy and redistribute the material in any medium or format; Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.