Pengaruh Pemberian Arang Sekam Padi dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kale (Brassica oleracea var acephala) pada Tanah Aluvial

Authors

  • Weisman Sihaloho Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.26418/akha.v4i1.99604

Keywords:

arang sekam padi, kale, tanah aluvial, urea

Abstract

Arang sekam padi merupakan limbah industri dari hasil penggilingan padi yang memiliki potensi untuk meningkatkan kesuburan tanah aluvial. Adanya penambahan pupuk urea diharapkan dapat memenuhi kebutuhan unsur hara pada tanaman kale. Pemberian arang sekam padi diharapkan dapat memperbaiki kondisi tanah yang pejal menjadi remah, memperbaiki pori-pori dan aerasi tanah dan pemberian pupuk urea untuk mencukupi kebutuhan hara pada tanah aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik dan interaksi antara pemberian arang sekam padi dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil kale keriting pada tanah aluvial. Penelitian dimulai dari bulan Januari sampai Maret 2024 dilaksanakan di Jalan Reformasi Untan Gang Matematika Blok F, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial terdiri dari 2 faktor yaitu faktor arang sekam padi (A) dan pupuk Urea (U). Masing-masing terdiri dari 3 taraf perlakuan sehingga total kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi dan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat 27 unit percobaan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga jumlah seluruh tanaman sampel berjumah 108 tanaman. Faktor A adalah dosis arang sekam padi a1 = 5 ton/ha atau setara dengan 160 g/polybag a2 = 10 ton/ha atau setara dengaan 320 g/polybag a3= 15 ton/ha atau setara dengan 480 g/polybag dan Faktor U adalah dosis pupuk urea u1= 200 kg/ha setara dengan 6,4 g/polybag u2= 250 kg/ha setara dengan 8 g/polybag u3 = 300 kg/ha setara dengan 9,6 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman, dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian pemberian arang sekam 10 ton/ha dan pupuk urea 300 kg/ha merupakan dosis terbaik terhadap berat kering dan volume akar tanaman kale.

Downloads

Published

2026-02-21