Perang Kongsi di Kota Tambang Emas Kalimantan Barat Pada Abad Ke 19

Authors

  • Utin Elvira Aprilia Universitas Tanjungpura
  • Liya Liya Universitas Tanjungpura
  • Shantika Dwi Harnum Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jdn.v1i3.72098

Keywords:

Emas, Kongsi, Montrado

Abstract

Kota Montrado merupakan sebuah pusat pertambangan emas di Kalimantan Barat pada abad ke 19, yang diwarnai dengan sebuah peristiwa perang kongsi hingga perebutan hasil tambang emas. Kongsi kongsi pertambangan emas ini berperan sangat penting dalam perkembangan ekonomi pada saat itu. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan dinamika kota Montrado yang menjadi pusat pertambangan emas di Kalimantan Barat dan aktivitas orang tionghoa sebagai unsur peranan dalam kongsi emas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang memiliki empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian yang didapat adalah imigran china mulai masuk ke kerajaan sambas dan kerajaan Mempawah, hubungan keduanya makin terorganisasi dalam kongsi sosial politik yang berpusat di Montrado dan bodok. Pada tahun 1745 banyak orang China didatangkan secara besar-besaran ke Montrado yang dijuluki kota tambang emas, mereka dijadikan pekerja di tambang-tambang emas atas perintah sultan Sambas perbatasan dan Mempawah. Montrado pada masa kongsi emas merupakan kota yang sudah lengkap dengan adanya pusat pemerintahan, sarana dan infrastruktur, serta pusat perdagangan.

References

Chang, W. (2012). Dampak Ekonomis Penambangan Emas Bagi Masyarakat Mandor, Kalimantan Barat. Masyarakat Indonesia, 38(1), 115–138.

Dahana, A. (2015). Kegiatan awal Masyarakat Tionghoa di Indonesia. In Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia (Vol. 2, Issue 1, p. 54). https://doi.org/10.17510/wjhi.v2i1.271

Ida Bagus Putu Prajna Yogi. (2013). Pelestarian_Kawasan_Pecinan_Singkawang_Provinsi_Ka. Balai Arkeologi Banjarmasin, 7(1), 59–69.

Kusteja, S. (2016). “Republik†Lanfang Kongsi Di Kalimantan Barat. Jurnal Sosioteknologi, 15(2), 255–266. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.02.8

Pemukiman Tionghoa di Singkawang : Dari Masa Kongsi Hingga Masa Kolonial. Ombak : Yogyakarta.

PriyadI, Sugeng. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Sejarah. Yogyakarta: Ombak

Rahmayani Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak Jl Letjen Sutoyo Pontianak, A. (2015). Montrado 1818-1858: Dinamika Kota Tambang Emas Montrado in 1818-1858: Dynamic Gold Minecity. 1818–1858.

Superman. (2017). Peristiwa Mangkok Merah Di Kalimantan Barat Tahun 1967. Historia, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.24127/hj.v5i1.728

Yudhistira, S. (2019). EKSISTENSIS ORANG - ORANG CINA DI KALIMANTAN BARAT. Karmawibangga: Historical Studies Journal, 01(01), 18–25.

Downloads

Published

2023-10-26