Fenomena Bonus Demografi di Era Digital Dalam Perspektif Filsafat Teknologi

Authors

  • Nabella Yaniariza Putri Pratama Universitas Pendidikan Indonesia
  • Septi Yunita Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yusuf Tri Herlambang Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/jdn.v2i1.74862

Keywords:

Bonus Demografi, Era Digital, Filsafat Teknologi

Abstract

Fenomena bonus demografi harus ditangani dengan baik dan komprehensif karena jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan kerugian yang besar bagi bangsa. Ledakan jumlah penduduk ini akan berpengaruh terhadap segala aspek dari berbagai bidang seperti kependudukan, kesehatan, pendidikan, perekonomian, kesejahteraan, dan lain-lain.Keberadaan mereka bertepatan dengan munculnya era   digital yang membawa dampak positif dan negatif. Bagi generasi tua, keberadaan era digital dapat mengancam keberadaan mereka. Namun bagi masyarakat usia kerja, era digital adalah peluang untuk bereksperimen dan menciptakan sumber pendapatan baru. Konflik-konflik yang banyak terjadi di era digital   mengancam keberlangsungan   bonus demografi jika dibiarkan, dan keberadaan bonus demografi harus dijadikan sebagai motor penggerak perekonomian. Permasalahannya di sini terletak pada era bonus demografi, yang bertepatan dengan munculnya era digital. Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan pengetahuan digital menurut perspektif filsafat teknologi yang dapat membantu manusia untuk menyeimbangkan hidupnya dalam menyikapi fenomena bonus demografi di era digital.

References

Adisusilo, Sutarjo, 2013, Pembelajaran Nilai-Karakter, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Aeni, W. N., & Wahono W. (2022). Penggunaan e-modul interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP pada materi kalor. Pensa e-jurnal : pendidikan sains 193–202.

Arezah, E. & Safitri, R. E. (2022). Proedukasi filosofi stoic pada generasi z. Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 4 550-554

Cathrin, S. (2019). Teknologi dan masa depan otonomi manusia : sebuah kajian filsafat manusia. Jurnal Foundasia, Vol. X No. 1. 35-50.

Cicih, L. (2021). Kondisi lanjut usia di Indonesia era bonus demografi. Sosio Informa Vol. 7 No. 02. 158-171. ECONIS : Journal Of Economics and Business 3 Vol.1 No.1. 1-8.

Ghufron, M. A. (2018). Revolusi industri 4.0 : tantangan, peluang dan solusi bagi dunia pendidikan. Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat. Jakarta.

Hasdiana. (2023). Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 Menghadapi Bonus Demografi Melalui Pembelajaran Berbasis Kreatifitas. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 09 (2). 949-958.

Indarta, Y. (2021). 21st Century Skills: TVET dan Tantangan Abad 21. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 3 Nomor 6. 4340 - 4348.

Nuraini, S. (2023). Era digital: tantangan dan peluang dalam dunia kerja.

Nurjanah, N., Herlambang, Y. T., dkk. (2022). Regional languange education in the era of the industrial revolution era 4.0 : an idea about education in the techno-pedagogy perspective. Journal of Physics: Conference Series hal 1-5

Poetiray, M. (2023). Peluang dan tantangan pemanfaatan bonus demografi pada aspek ketenagakerjaan di Kota Salatiga. Jurnal Kependudukan Indonesia Volume 18 No. 1. 1-14

Prihanisetyo, A. (2017). Bonus demografi di era digital dalam perspektif fenomena cracking zone. Prosiding Graduate Forum UIN Sunan Kalijaga. Hal 32-52.

Sugianta, I. K. A. (2021). Pengaruh teknologi zaman modern atas pembentukan konkret kehidupan manusia dalam perspektif filsafat ilmu. Genta Hredaya Vol. 5 No. 2. 105-113

Sutikno, A. (2020). Bonus demografi di Indonesia. Visioner Vol. 12 No. 2. 421–438.

Swaradesy, R. (2021). Hubungan manusia dan teknologi dalam tinjauan filsafat teknologi don ihde. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam, Vol. 8 No. 1. 17-30.

Downloads

Published

2024-03-12