Peran Guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Seni di Kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong

Authors

  • Ayu Kartini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nurul Hidayah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26418/jdn.v2i1.75020

Keywords:

Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Seni, Peran Guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan peran guru dalam menerapkan kurikulum merdeka pembelajaran seni di kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah wali kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pembelajaran seni di Kelas V SDN 044 Cicadas Awigombong sudah menggunakan kurikulum merdeka dimana dalam pengimplementasian P5 guru mendiskusikan bersama siswa atau adanya kesepakatan proyek belajar. Peran guru sebagai demonstrator, sebagai pengelola kelas, mediator, fasilitator dan evaluator. Pembuatan RPP atau modul dikerjakan sendiri dengan membentuk Kelompok Kerja Guru (KKG). Guru dan siswa harus lebih banyak inovatif dan kreatif dalam pembelajaran seni. Kesulitan serta tantangan yang dihadapi guru dalam pembelajaran seni adalah ketika profesinya bukan guru khusus pembelajaran seni, diajarkan materi seperti menari dan teater yang latar belakang belum mempunyai kekhususan untuk diajarkan. Kesulitan lainnya, ketika menghadapi mood anak yang tidak menentu ketika pembelajaran seni.

References

Afista. (2020). Analisis Kesiapan Guru PAI Dalam Menyongsong Kebijakan (Studi Kasus Di Mtsn 9 Madiun). Journal of Education and Management Studies, 3 96). 53-60.

Fardiansyah, H. (2022). Manajemen Pendidikan (Tinjaun Pada Pendidikan Formal).Bandung: Widina Media Utama

Hamalik & Oemar. 2011. Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasanah, R., dkk. (2023). Efektivitas Model Pembelajaran Pilihan Aktivitas Belajar (PAB) dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Siswa Kelas 4 SDN Poris Pelawad 5 Kota Tanggerang. Educational Journal General and Specific Research, 3 (1). 168-172.

Iraqi, H. dkk. (2023). Pembelajaran Seni Rupa Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. YASIN : Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 3 (4). 640-649.

Junaidy, D. W. & Hafiyan, R. M. Z. (2022). “Merdeka Belajar†Sebagai Konsep Model Pembelajaran Seni Rupa Jenjang SMA “Merdeka Belajar†As a Concept of Fine Art Learning Models at High School. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(3). 280-301

Kasman, K., & Lubis, S. K. (2022). Teachers’ Performance Evaluation Instrument Designs in the Implementation of the New Learning Paradigm of the Merdeka Curriculum.Jurnal Kependidikan. Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran,8(3), 760-775.

Maulida, U. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka.Tarbawi: Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam,5(2), 130-138.

Mawati, A. T., Hanafiah, H., & Arifudin, O. (2023). Dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar.Jurnal Primary Edu,1(1). 69-82.

Moh. Usman. U, 2013. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pusparini, D. (2016). Analisis Peran Guru dalam Pembelajaran Seni Musik di Sekolah Dasar Sekbin III Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Under graduates thesis, universitas negeri semarang.

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar.Jurnal Basicedu,6(4). 7174-7187.

Rofian, R. (2016). Penerapan Metode Pembelajaran Demostrasi Pada Pendidikan Seni Rupa Di Sekolah Dasar. Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar), 6 (2).

Soehardjo. 2012. Pendidikan Seni: Dari Konsep Sampai Program. Malang: Bayu Media Publishing

Undang- undang (UU) No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2024-03-12