Analisis Ritual Adat Nyengkelan Tanah Sebelum Menanam Padi Pada Etnis Dayak Kantuk Desa Teluk Sindur Kecamatan Bika Kabupaten Kapuas Hulu
DOI:
https://doi.org/10.26418/jdn.v3i2.77911Keywords:
Ritual, Etnis Dayak Kantuk, Nyengkelan TanahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serangkaian prosesi ritual dari prosesi awal, prosesi inti, sampai prosesi akhir ritual tradisi Nyengkelan Tanah pada Etnis Dayak Kantuk di Desa Teluk Sindur Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu. Ritual tradisi Nyengkelan Tanah merupakan sebuah ritual yang dilaksakan satu tahun sekali, tradisi ini merupakan suatu bentuk kewajiban yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan analisis dalam penelitian menggunakan empat orang informan yaitu satu informan kunci dan tiga lainnya informan pendukung. Dalam hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses awal ritual meliputi ngumai petara (pemanggilan leluhur). Prosesi inti meliputi nyengkelan tanah (memberkati tanah). Prosesi akhir meliputi ngantung kelingkang; pengambilan tanah; dan makan Bersama. Selain itu, dalam ritual tradisi ini mempunyai nilai dan makna yang di dalamnya terdapat pesan-pesan simbolik yang dapat menjadi sarana di dalam sebuah pendidkan sosial dan moral bagi masyarakat.References
Alfansyur, A, & Mariyani (2020). Seni mengelolah data: penerapan Triangulasi Teknik, sumber dan waktu pada penelitian Pendidikan sosial. Jurnal kajian, penelitian & pengembangan Pendidikan sejarah, 5(2):146-150
Angelina, P., J, & Laksmi K. W (2014). Makna Ruang Ritual dan Upacara Pada Interior Keraton Surakarta. Jurnal Intra, 2(2):294-301
Ardin, N., S, & Akhmat, M (2020). Tradisi Pohamba-Hamba Dalam Membuka Lahan Pertanian Pada Masyarakat Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Jurnal Sosial dan Budaya, 4(1):80-94
Bandung: CV Pustaka Setia
Bohari, J. S. & Mohamad, M. M. (2021). Simbol dan Pemaknaan Ritual Adat Tepung Tawar Dalam Perkawinan Masyarakat Melayu Serawak (Symbols and meanings indigenous ritual tepung tawar wedding serawak malays). Jurnal Komunikasi Borneo, 9(2289-859X): 22-37
Fatanti, M., N & Siti, N. T. T. (2020). Interpretation of Nyadran Sonoagen Ritual as the From of Ritual Communication of Sonoageng Villagers, Nganjuk Regency. Jurnal Komunikator, 12(1):67-78
Hasan, N, & Edi, S (2021). Relasi Agama dan Tradisi Lokal (Studi Fenomenologi Tradisi Dhammong di Madura. Surabaya: Cv. Jakad Media Publishing
Hasbullah., Toyo., & Awang Azman Awang P. (2017). Ritual Tolak Bala pada Masyarakat Melayu (Kajian pada Masyarakat Petalangan Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan). Jurnal Ushuluddin, 25 (1): 83-100
Hesni & Wa, K. B (2018). Ritual Popanga Pada Etnik Muna. Jurnal Penelitian Arkeologi, 2(1):21-31
Irwansyah, S., & Hadi, N., & Dede, W (2020). Ngabungbang Ritual Culture In Peasant Communities. International Jounal Of Islamic Khazanah, 10(2):84-94
Izaty, F, & Purwati, A (2021). Ritual Masyarakat Banjar dan Dayak Dalam Novel Jendral Seribu Sungai Karya Miranda dan Avesina: Kajian Antropologi. Jurnal Undas, 17(1):23-34
Lie, F. O., Purwanti, S., & Boer, K. M (2020). Makna Simbol Ritual KematianPada Suku Dayak Bahau Busang Di Kabupaten Mahakam Ulu
Mahdayeni., & Muhammad, R. A., & Ahmad, S. S (2019). Manusia dan kebudayaan (manusia dan sejarah kebudayaan, manusia dalam keanekaragaman budaya dan peradaben, manusia dan sumber penghidupan). Jurnal manajemen pendidikan islam, 7(2): 154-165
Mawardi, P (2019). Nilai Kearifan Lokal Upacara Adat Niak Dango Sebagai Civic Culture Dayak Kanayatn. Tanggerang: Lembaga Literasi Dayak
Muhajir, M (2010). REDD di Indonesia, Ke mana akan Melangkah? Studi tentang kebijakan pemerintah dan Kerentanan sosial Masyarakat. HuMa: Jakarta
Murdiyanto, E (2020). Metode penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN “Veteran†Yogyakarta Pres
Ngare, F. (2014). Studi Komunikasi Budaya Tentang Upacara Ritual Congko Lokap dan Penti Sebagai Media Komunikasi Dalam Pengembangan Pariwisata Daerah Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Komunikasi Kita, 1 (1): 40-50
Noviana, N (2018). Integritas Kearifan Lokal Budaya Masyarakat Aceh Dalam. Tradisi Peusijuk. Jurnal Deskovi Art and Design Journal, 1(1), 29:34
Novita, D., E (2016) Penanaman Nilai-Nilai Melalui Kegiatan Ritual Di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Jurnal Acarya Pustaka 2(1):1-18
Nuraeni, H, G & Muhammad, A (2013). Studi Budaya di Indonesia.
Nurman, & Yanti. F (2013). Eksistensi Tradisi Juadah Dalam Melestarikan Solidaritas Dalam Upacara Perkawinan (Studi Di Korong Kampung Ladang Kabupaten Padang Pariaman). Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Humaniora. 12(1):43-52
Ramadhan, I & Imran (2021) Sosiologi Etnik dan Ras. Jawa Tengah: Lekeisha
Ramadhan, I., Haris, F & Hadi, W (2022) kearifan Lokal dan Kajian Etnis di kalimantan barat. Jawa Tengah: Lekeisha
Rifa’i, M (2017). Etnografi Komunikasi Ritual Tingkeban Neloni dan Mitoni (Studi Etnografi Komunikasi Bagi Etnis Jawa di Desa Sumbersuko Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan) jurnal Of Communication. 2(1):27-40
Rini, M (2018) Makna Simbolis Pada Tradisi Gawai (Syukuran Hasil Panen) Suku Dayak Di Desa Bungkang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Universitas Nusantara PGRI Kediri: Artikel Skripsi. 2(6):1-4
Rodin, R (2013). Tradisi Tahlilan dan Yasinan. Jurnal Kebudayaan Islam, 11(1),78-87
Rumaharu, Y, Z (2018). Ritual Sebagai Konstruksi Identitas: Suatu Perspektif Teoretisi. Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 11(1), 22-30
Sambas, S. (2015). Sosiologi Komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia
Sidiq, U., & Miftachul, C (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. Ponorogo: CV. Nata Karya
Sofyan, F., Jenny, N., M, & Jetty, E., T., M (2018). Ritual Jere Dalam Sistem Religi Di Kelurahan Ome Kecamatan tidore Utara Kota Tidore Provinsi Maluku Utara. Jurnal Holistik, XI (21),1:16
Suanti, J., T & Dinna, E., G., L (2020). Tradisi Ruwatan Jawa Pada Masyarakat Desa Pulungdowo Malang. Jurnal Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 4(2), 94-105
Sugiyono (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta CV
Sulha (2020). Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Dayak Desa Seneban Kecamatan Sejiram Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 4(1), 1:15
Sumarto (2019). Budaya, Pemahaman dan penerapannya ‘aspek system religi, bahasa, pengetahuan, sosial, kesenian dan teknologi. Jurnal literasiologi, 1(2), 144-159
Sundari, A (2023). Studi Tradisi dan Perubahan Upacara Adat Jawa Ruwatan Anak Sukerta Di Kabupaten Jember. Jawa Tengah: Cv Eureka Media Aksara
Suprato (2020). Dialektika Islam san Budaya Nusantara dari Negosiasi, Adaptasi Hingga Komodifikasi. Jakarta: Kencana
Syafrita, I., & Murdiono, M (2020). Upacara Adat Gawai Dalam Membentuk Nilai-Nilai Solidaritas Pada Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Barat. Jurnal Antropologi, 22(2), 151-159
Syakhrani, A., W (2022). Budaya dan kebudayaan: tinjauan dari berbagai pakar, wujud-universal. wujud kebudayaan, 7 unsur kebudayaan yang bersifat
Tanujaya, C (2017). Perancangan Standar Operasional Procedure produksi pada perusahaan Coffeein. Jurnal Manajemen dan Start-Up Bisnis, 2(1): 90-95
Tradisi Upacara Naik Dango (Studi Di Desa Padang Pio Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Agastya, 7(1):104-126
Vatria, Y., & Amir, A., & Syahrani, A (2018). Lesikon Budaya Dalam Hukum Adat Masyarakat Dayak Kantuk Kecamatan Putusissbau Utara Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(7):1-8
Widaty, C (2021). Ritual Babarasih Banua Sebagai Upacara Tolak Bala Bagi Masyarakat Kumai. Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi, 11(2): 1042-105
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diana Gelorita Andriani, Imran, Iwan Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.