Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model PBL Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas XI IPS di SMA Santun Untan
DOI:
https://doi.org/10.26418/jdn.v2i3.80692Keywords:
Kemampuan berpikir kritis, Model pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendidikan SosiologiAbstract
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Sosiologi melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas XI SMA Santun Untan Pontianak. Penelitian ini dilakukan SMA Santun Untan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan model siklus penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dengan melalui empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi sebagai dasar perencanaan ulang untuk penelitian selanjutnya. Pada siklus I, kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Sosiologi yang mendapat nilai keterampilan ≥75 sebanyak 14 orang siswa atau dengan presentase sebesar 46%. Pada siklus II ini telah mengalami peningkatan dengan memperoleh hasil kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran Sosiologi yang mendapat nilai ≥75 sebanyak 22 orang siswa atau dengan presentase sebesar 76%. Implikasi dari penelitian tindakan kelas ini adalah bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Santun Untan dalam pembelajaran Sosiologi dapat meningkat dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning di dalam proses pembelajarannya.References
Abidin. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT. Refika Aditama.
Ariyatun, A. (2020). Pengaruh Model Problem Based Learning Terintegrasi STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Journal of Educational Cheemistery (JEC), 33-39.
Birgili. (2015). Creative and Critical Thingking Skills in Problem-based Learning Ebviroments. Journal of Gifted Education and Creativity, 2(2), 71-80.
Mirdad, J. (2020). Model-Model Pembelajaran (Empat Rumpun Model Pembelajaran). Jurnal Sakinah, 14-23.
Nurtanto, M. F. (2021). Problem Based Learning (PBL) in Industry 4.0 : Improving Learning Quality Through Character Based, Literacy Learning and Life Career Skill (LL-LCS). In Journal of Physics; Conferense Series, No 1, p. 012006.
Prancisca, S. A. (2024). Analisis Dimensi Berpikir Kritikal dalam Program Membaca Ekstensif. Academy of Education Journal, 438-447.
Qura, U. (2015). Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan, 6(2), 3.
Ramadhania, D. Y. (2017). Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Indikator Asam Basa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(7).
Rusman. (2013). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru edisi 2. Jakarta: Rajawali Pers.
Sadia. (2014). Model-model Pembelajaran Sains Konstruktivistik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Saumi, N. N. (2021). Peran Guru dalam Memberikan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi COVID-196. Jurnal Education FKIP Unma, 149-155. 6.2: 20-35.
Seibert, S. A. (2021). Problem-based Learning: A Strategy to Foster Generation Z's Critical Thinking and Perseverance. Teaching and Learning in Nursing, 16(1), 85-88.
Suryani, S. (2018). Buku Model Problem Based Learning (PBL). Yogyakarta: CV. Budi Utama. Tampubolon, S. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Erlangga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sinta, Nuraini Asriati, Stella Prancisca, Imran, Iwan Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.